Jumaat, 24 Januari 2014

" Kau milik ku "

***
" Huuuffff . Seorang pemuda yang masih terdaftar sebagai seorang siswa dari SMA eliet mendengus kesal  . keluar dari ruang BP, Wajahnya yang tampan terlihat murung , dengan beberapa lembar kertas yang di remas kasar oleh laki-laki tersebut .

Jalan nya gontai menyusuri koridor sekolah menuju ruang kelasnya . Tanganya mengapai kenop pintu kelasnya kemudian membuka pelan karena dia tau jika di dalam kelasnya sedang berlangsung nya pelajaran .

" Permisi " ujarnya pelan . Guru yang tadinya mengajar tiba-tiba terdiam kemudian menatap ke arah pintu .
" Kamu rupanya . Duduklah sam " perintah guru tersebut . Kemudian siswa yang bernama sami berjalan ke arah tempat duduknya .

" Hey ,, kenapa ?
Gadis itu lagi membuat ulah ? Tanya beni teman sebangku sami . Sami hanya mengangguk sebagai jawaban .
" Apa lagi yang di lakukan olehnya ?  kenapa kau terlihat sangat murung ? Apa hal buruk atau kau terkena imbasnya sehingga kau di keluarkan dari sekolah ? Beni terus memberondong pertanyaan kepada sami .
Sedangkan sami hanya mendesah kesal .
" Tadi om eri datang kesini dan meminta mika untuk tinggal di rumahku ? Ujar sami lirih .  " Apaaa " beni berteriak syok . Tanpa sadar seluruh penghuni kelas sedang menatapnya heran .
" Kau bisa diam beni santoso " ujar pak danang marah  .   " Ma ,, ma'af pak " beni menunduk melas .  kemudian guru tersebut berbalik menuju papan tulis dan kembali mengajar pelajaran yang tadi sempat tertunda .

" Kau serius ? Beni tak percaya . Sami hanya mengangguk .
" Tolak sam , bisa-bisa mika menjadi petaka di rumahmu ? Ujar beni lirih . " Mana mungkin a,,,, " ucapan sami terputus saat bel yang menandakan pelajaran telah usai berbunyi nyaring .

Semua murid berhamburan keluar kelas , pulang menuju rumahnya masing-masing dengan perasaan gembira bahagia sejahtera . Berbeda dengan sami yang terlihat begitu murung , beni yang masih setia duduk di samping sami hanya diam menatap melas ke arah sahabat kecilnya tersebut .

" Kau masih di sini ? Bingung sami saat menyadari sahabatnya masih duduk di samping nya . " Yaaak , kau bagaimana sih aku tadi belum mendengar jawabanmu ? Tanya beni .
" Jawaban ? Yang mana ?
" Ya elah , belum sehari uda lupa . Yang tadi itu kenapa kau tidak menolak saat om eri menyuruh mika tinggal di rumahmu . Kau bisa melakukan nya toh apa hak om eri jangan mentang-mentang karena dia yang mempunyai sekolah ini . Atau karena om eri itu sahabat ayahmu jadi bisa melakukan apapun . Jangan sam , jangan pokoknya kau harus menolaknya . Bagaimana bisa kau akan tinggal serumah dengan gadis bengal seperti mika " cerocos beni tanpa henti .
" Kenapa kau yang kesal . Kan aku yang harus tinggal bersama mika " sungut sami .
" Iya juga ya , kenapa jadi aku yang emosi hehe " beni tertawa kecil menyadari ocehan nya barusan .
" Ngomong-ngomong kapan mika akan tinggal di rumahmu , dan itu . Itu apa " bayu menunjuk kertas yang di remas oleh sami .
" Ini persyaratan yang aku ajukan kepada mika saat dia tinggal di rumahku " jawab sami .

" Jadi kau menerima mika tinggal di rumahmu , kenapa kau tidak menolaknya  ? Tanya beni .
Sami hanya diam membayangkan ancaman kedua orang tuanya yang sangat menakutkan jika sami tidak bersedia menerima mika tinggal di rumahnya sekaligus mengajari mika bersikap yang baik .

Flassh back .

" Tidak bu , aku tidak mau kenapa juga harus di rumah kita ? Sami protez dengan keputusan kedua orang tuanya yang menerima permintaan dari om eri ayah mika . Untuk menitipkan putrinya tinggal di rumanya . Dengan alasan tak ada yang menjaga mika di rumahnya karena ayah mika akan bertugas keluar kota bersama ayah dan ibu sami juga , sekalian untuk menemani sami di rumah selama orangtuanya pergi .
" Tapi ayah ibu , mika kan ada pembantu yang bisa menjaganya . Kalau aku , aku bisa jaga diriku sendiri aku sudah besar " sami terus saja memprotes keputusan kedua orang tuanya yang menurutnya tidak masuk akal .

" Ayolah sam , apa kau tidak mau menolong om eri kasian kan , kalau om eri meninggalkan putrinya sendiri di rumah " ayah sami kembali bersuara . " Tapi ayah , mika itu selalu membuat masalah aku saja hampir setiap hari masuk ruang bp untuk memberi mika peringatan " sami menerangkan alasan kenapa dirinya menolak mika untuk tinggal di rumahnya .
" Aku tau , om eri sudah menjelaskan semuanya , tapi ibu rasa mika wajar melakukan kenakalan-kenakalan itu " bela ibu sami .   " Wajar " sami mengulang ucapan ibunya barusan .
" Iya wajar , kau tau kan sam mika tidak punya ibu selama ini mika hanya di temani pembantunya dan om eri sibuk bekerja jadi mika wajar melakukan hal itu karena selama ini tidak ada yang memperhatikan nya . Maka dari itu ibu menyuruh mika untuk tinggal di rumah ini selama kami pergi keluar kota " ucap ibu sami menjelaskan .   " Tapi bu , kenakalan mika itu tidak wajar , kalau mika cowok aku bisa memaklumi bu . Pokoknya aku tidak mau " sami menolak keras keputusan ayah dan ibunya .
" Baik , kalau kau menolak ayah akan sita , komputer ,playstioan dan vidio music yang ada di kamarmu " ancam ayah sami .
" Haah , jangan ayah . Jangan " sami memelas .
" Kalau tidak mau di sita , turuti permintaan ayah . Toh mika hanya 2 bulan tinggal di sini " ayah sami membujuk .
" Hmmm , baiklah " sami pasrah daripada komputer kesayangan nya di sita .

End back .

¤
" HEEyy kenapa senyum-senyum begitu . Jangan-jangan kau punya fikiran mesum ? Beni menebak asal .  Pleettaaaaakk .
Sami menjitak kesal kepala beni .    " Asaal ngomong , kau pikir aku cowok apaan haah " dengus sami kesal .    " Salah sendiri , dari tadi ngelamun terus senyum-senyum sendiri . Siapapun yang melihatnya tadi juga berfikiran sama dengan ku sam " ujar beni tak mau kalah .
" Ya ya ya sory , anggap saja jitakan tadi hadiah dari ku " ujar sami .
" Aaissh kau ini ,ngeles aja seperti tukang bajai . lalu tadi kenapa kau senyum-senyum ? Selidik  beni sambil mengelus-elus kepalanya bekas jitakan sami  .
" Aku sedikit lega karena tadi mika menyetujui persyaratanku dan aturan-aturan yang harus mika patuhi selams tinggal di rumahku . Dan dia setuju makanya aku senyum " jawab sami panjang lebar .

" Ya sudah pulang yuk " sami menarik tasnya kemudian melangkah keluar kelas . Di ikuti beni dari belakang .

" Aaaisshh apa-apa an ini " sami kembali mendengus kesal menatap lokernya yang penuh dengan kado berbagai ukuran .
" Sudah terima saja , itu resiko sebagai ketua osis yang ganteng " ledek beni kemudian tertawa lebar .
" Kurang kerjaan sekali mereka . Aku kan tidak sedang ulang tahun " guman sami .
" Kalau tidak mau , kado-kado ini untuk ku saja " seringai beni .  " Tidak bisa enak saja , kado ini milik ku " gerutu sami .
" Percuma saja kau bawa pulang , toh tidak ada satupun yang kau buka ataupun kau buang . Jadi berikan satu padaku ya " bujuk beni .  " Ok baiklah . Ambil lah satu " ujar sami . " Beres bos , kau memang sahabat terbaikku " ucap beni senang .

Sami dan beni sibuk memasuk kan kado-kado itu ke dalam tas sami .
Sampai tidak menyadari seseorang memperhatikan mereka .

" Hay kakak kelas " sapa orang tersebut . Sami dan beni menoleh kebelakang .
Mereka berdua membulatkan mata saat menyadari jika mika lah yang berada di belakang mereka .
" Matilah kau sam , aku pergi dulu ada urusan " beni kemudian ngibrit pergi menjauh dari sosok gadis yang  bengal dan usil .

" Apa , " sami nampak tenang menghadapi mika karena seringnya bertemu membuat sami jadi tidak takut seperti yang siswa lain nya .
" Dimana alamat rumahmu ? Nanti sore aku akan pindah ? Tanya mika .  " Haaah , apa nanti sore " sami terkejut . Mika hanya mengangguk .
" Secepat itu kah ? Sami kembali bingung tidak menyangka secepat itu mika akan tinggal di rumahnya .   " Malah melamun , cepat katakan di mana alamat rumahmu ? Tanya mika kesal .
"  Ini . Sami menyodorkan kartu alamat rumahnya yang selalu sami simpan di dalam dompetnya .
" Thanks " mika menarik kilat kertas tersebut kemudian berlari pergi meninggalkan sami yang masih bengong .
" Dasar gadis aneh " guman sami .

¤
" Assalam muallaikum . Aku pulang " ujar sami lantang saat pintu rumahnya terbuka .
Sami molotot bahkan menatap tajam ke arah orang yang berada di depan nya . Bukan karena orang tersebut tidak menjawab salamnya tapi lebih terkejut karena orang tersebut adalah mika gadis yang beberapa menit lalu bertemu dengan nya  .
" Kau !! Kenapa ada di sini ? Bukan nya nanti sore kau pindah ? Tanya sami bingung .
" Aku tak tau . Tadi ayahku datang ke sekolah dan langsung mengantarku kemari " jawab mika datar . 
" Gadis ini kenapa berbeda . Tidak seperti di sekolah yang selalu nyolot dan teriak-teriak saat di tanya tentang hal apapun " batin sami bingung .

" Heeh kenapa bengong " mika melambai-lambaikan tangan nya di depan wajah sami .
" Oh , ehh  aku tak apa " jawab sami gugup .
Kemudian pergi menuju gudang menaruh kado-kado miliknya dan meninggalkan mika yang masih berdiri di depan pintu setelah itu sami  beranjak menuju kamarnya .

" Tuan  , makan sekarang atau nanti ? Tanya pembantu sami . " Kenapa tanya begitu memangnya bik sari mau kemana ? Tanya sami balik  . " Kalau mau makan sekarang saya siapkan tapi kalau nanti , saya mau bantu non mika beresin barang-barang nya " jawab bik sari menjelaskan .  " Ya sudah nanti saja , sekalian bareng sama mika makan nya " jawab sami .
Eh kenapa tadi aku bilang begitu , seharusnya aku mengindarinya bukan mendekatinya . Aaiisshh bodohnya " sesal sami . Tapi mau bagaimana nasi sudah kematangan  pembantunya sudah pergi menuju kamar mika tidak mungkin sami memanggilnya lagi .

" Eeekkk , berat sekali koper ini " terdengar jelas keluhan mika dari dalam kamar sami . 
Kreeekk "  sami membuka pintu kamarnya untuk memastikan apa yang sedang di lakukan mika di luar kamarnya .
" Kau kenapa ? Tanya sami kepo .  Sudah tau mika sedang menarik koper miliknya entah isinya apa sehingga koper itu terasa sangat berat .   " Koperku berat " jawab mika singkat .

Jiwa lelakinya keluar , sami membantu mika mengangkat koper kemudian membawanya ke dalam kamar mika . ' Lain kali bawa koper yang ada rodanya jadi tinggal dorong saja gak perlu susah-susah " tutur sami memberitahu .
" Ya aku tau , trims " jawab mika datar kemudian sibuk membereskan barang-barang miliknya .

Sami pun kembali ke kamarnya dan berguman tak jelas . " Benar-benar aneh sangat berbeda 180 drajat sifatnya .

¤
" Silahkan non , tuan makan siang nya sudah siap " ujar bik sari ramah . Kami hanya mengangguk kemudian melahap makanan yang di hidangkan oleh bik sari . Tanpa percakapan kami melanjutkan makan kami . 
" Sam ? Panggil mika tiba-tiba membuatku hampir tersedak karena terkejut .
" Hhmmm , ada apa ? Tanyaku .  " Berapa lama aku harus tinggal di sini ? Tanya mika . Aku hanya diam , " Kau tidak tau ? Memangnya ayahmu tidak bilang ? Tanyaku balik . Mika hanya mengeleng sebagai jawaban .

" Mungkin 2 bulan , oh iya . Kau sudah baca kan aturan apa saja yang harus kau patuhi selama tinggal di sini " ujarku menjelaskan .
" Ya aku tau , kau tenang saja kakak kelas " jawabnya .     " Kakak kelas , heey aku punya nama " gerutuku kesal .   " Aku tau sami kakak kelas " ucapnya datar . " Kau ini , bukan itu maksudku " seringai ku tajam .
" Baiklah-baiklah kakak kelas sami " mika memutar kata-kata dalam ucapannya membuatku semakin kesal .   " Maksudku panggil aku kakak tapi jangan di tmbah kelasnya kau mengerti " kini emosiku mulai naik .

" Ya , kak sami . Tak perlu marah aku hnya bercanda . Dasar emosian " kesal mika kemudian beranjak pergi menuju ruang tv .
" Ya tuhan , baru sehari sudah membuatku kesal bagaiamana kalau 2 bulan " sami tidak bisa membayangkan .

" Geser " aku menyuruh mika bergeser tempat duduk . Tapi mika malah pura-pura tidak dengar . " Heeeh , geser mik " kesal ku .  Mika menoleh sambil melotot ke arahku .   " Kau menyebalkan sekali , ni duduk sepuasmu " mika membentak kemudian beranjak pergi dari ruang tv .
Sebenarnya yang biang masalah siapa sih ??.

" Aaarrggg , kenapa sami menyebalkan " dengus mika kesal saat berada di dalam kamarnya .

" Apa aku tadi salah , aku kan hanya memintanya geser , kenapa mika malah membentak ku ? Sami berguman lirih .

Kreeeeekkkkkk . Pintu rumah sami terbuka , sami menoleh dan terkejut melihat mika .
" Kau mau kemana ? Tanyaku bingung . " Aku mau pulang , mengambil motorku " jawab mika dingin kemudian  melanjutkan langkahnya dan menutup pintu . Aku hanya diam tak merespon .
" Terserah mau nya apa . Yang penting mika tak menganggu urusanku dan waktuku .

¤
" Sudah jam 6 kenapa belum pulang juga tu anak " guman sami . Bagaiamanapum mika perempuan . Kalau sampai terjadi apa-apa ayah dan ibu sami pasti akan menyalahkan nya karena tidak menjaga mika dengan baik .

Beberapa saat kemudian deru motor berhenti di depan ruma sami . Sami hanya menengok dari balik tirai .   mika menghentikan motornya tepat di teras rumah sami kemudian memarkirnya dengan benar . Sami hanya melonggo .

" Aku pulang " mika berteriak lantang . Sami hanya memutar bola matanya . " Bisa kau ucapkan salam saat memasuki rumah " tegus sami tegas saat mika memasuki rumah sami .
" Assalam mualaikum " ucap mika .   sami kembali melonggo .
" Tadi suruh ngucapin salam , uda di ucapin gk mau jawab " protes mika kesal .
" Wa ,,,wa 'allaikum saallma " jawab sami .  " Biasanya mika akan nyolot kalau di kasih tau kenapa sekarang tidak .. Arrgg gadis ini benar-benar aneh " batin sami .

" Kau sudah makan ? Tanya sami . Mika mengangguk mantab .
" Sudah tadi , bareng sama rizal " jawab mika cuek kemudian pergi meninggalkan .
" Aaiisss , gadis ini . Kalau kau tidak makan di rumah kenapa tidak bilang , tau begini tadi aku makan dulu " sungut sami kesal .  Ehh tunggu ?! Bukan nya tadi aku sendiri yang menunggu mika kenapa jadi menyalahkan nya sih . Sami benar-benar seperti orang aneh mengacak rambutnya kesal .

" Tuan makan sekarang atau ,,,,,,
" Sekarang " jawab sami memotong ucapan pembantunya .
Sami duduk di ruang makan seorang diri , menatap makanan malas .
" Kalau di liatin terus apa bisa kenyang " suara mika membuyarkan lamunan sami .
" Kau ! Mau apa kesini ? Tanya sami
" Aku mau makan " jawab mika asal .  Sami membulatkan mata coklat miliknya .   " Heeh . Bukan nya tadi kau bilang sudah makan " selidik sami .

" Aku memang sudah makan . Tapi hanya makan permen " jawab mika singkat . Sami hanya mendengus kesal .
Entah kenapa tiba-tiba nafsu makan sami kembali muncul yang tadinya sempat tak ingin makan sekarang malah niat banget makan nya . Sampai habis lauknya di makan mereka berdua .

" Tuaann ? Tiba pembantu sami datang dan menghampiri sami .
" Ada apa bik ? Tanya sami bingung tidak biasanya pembantunya datang dan memanggilnya jika tidak ada masalah yang serius .
" Anu tuan , anak saya yang di kampung sakit " ujar bik sari sedih .
" Sakit " ulang sami dan mika serempak kemudian mereka saling pandang .     " Iya tuan , sakit tipes . Saya ingin pulang dan merawatnya tapi bagaimana dengan tuan sami sama non mika , jika bibik pulang kampung nanti nyonya bisa marah " tutur bik sari sedih .   Sami diam sambil memikirkan sesuatu . 

" Sudahlan bibik pulang saja , soal ayah dan ibu biar saya nanti yang bilang " ucap sami . " Iya bik , bik sari pulang saja kasian anak bibik butuh seseorang untuk merawatnya " timpal mika . Sami menatap mika sekilas terlihat jelas sebuah kesedihan di mata mika .

" Ta tapi non, tuan bibik takut . Nanti siapa yang membereskan rumah dan menyiapkan makanan untuk kalian ? Tanya bik sari cemas .
" Tenanglah bik , kami sudah besar bisa menyiapkan keperluan kami sendiri , soal kebersihan rumah kami bisa bergotong royong membersihkan nya " jelas sami meyakin kan .
" Trima kasih kalau begitu tuan sami . Bibik bersiap sekarang " ucap bik sari senang kemudian bergegas menuju kamar nya membereskan baju dan barang-barang yang akan di bawa pulang .

" Kalau bik sari pulang nanti siapa yang akan memasak makanan untuk kita " tanya mika terbata karena banyak makanan di mulutnya , sehingga pipinya mengembung .
" Yaakk telan dulu makananmu , dasar cewek aneh " sami mendengus kesal . " Aku tau ,,mika kembali mengunyah makanannya  dan sami melahap sisa makanan yang berada di piring nya .

" Tuan sami , non mika bibik pamit pulang ya " ujarnya bik sari kemudian beranjak pergi .
" Tunggu bik ? Panggil sami . Bik sari menoleh . " ada apa tuan .
" Biar saya antar " sami meninggalkan ruang makan kemudian menuju ruang tengah mengambil kunci mobil . Meskipun pembantunya menolak tapi sami terus memaksa . 
" Tidak usa tuan , biar bibik naik angkot saja " tolak bik sari .  " Tidak apa-apa saya antar biar cepat sampai . Toh ini sudah malam susah nanti cari angkotnya " bujuk sami .

" Kau ikut tidak ? Tanya sami . Sedangkan mika hanya duduk tak bergeming sedikitpun .  " Aku tidak ikut , kau saja yang pergi " ujar mika .
" Ok , aku pergi . Hati-hati kalau ada kucing jangan lari " ucap sami mencoba menakut-nakuti mika .
" Kucing !! Mika berlonjak terkejut . Aku ikut " mika melangkahkan kakinya cepat keluar dari rumah kemudian masuk kedalam mobil .

Sami terkekeh pelan . " Kena kau !! . Sedangkan bik sari hanya mangelengkan kepala sambil tersenyum geli melihat 2 majikan kecilnya yang saling lucu .

¤
" Heeeyyy , bangun mik " tubuh mika di goyang-goyang cukup keras . Membuat si pemilik tubuh terkesiap .  
" Bangun , aiss dasar pemalas bangun " sami mendengus kesal .
" Aarrggg kau , kau kenapa kau di kamarku " mika berteriak keras setelah menyadari ada sami di kamarnya .

" kau sekolah tidak !! Ini sudah jam 6:30 ujar sami .  " Haaahhh ,,,mika tak melanjutkan ucapannya justru berlari kencang menuju kamar mandi . Sedangkan sami masih berdiri di dalam kamar mika .

" Gadis ini tidur apa perang sih ! Kenapa ranjangnya bisa berantakan begini " sami terus mengomel tanpa menyadari jika tangan nya sudah membereskan ranjang milik mika .

" Yaak kenapa kau masih di sini " mika berujar . Sami menoleh kemudian terkejut melihat mika hanya mengunakan handuk untuk menutupi tubuhnya . Sami terdiam entah kenapa tiba-tiba tenggorokan nya terasa kering .
" Keluar aku mau ganti baju " mika mengejutkan sami . " Iya iya aku keluar " sami berjalan cepat tanpa berani menoleh lagi  ke belakang .

" Kau susah sekali bangunnya !! Kalau besok tidak mau bangun awal aku akan meninggalkanmu " gerutu sami kesal . Mika tak merespon  . Pikiran nya melayang jauh .
" Heehh , kau budeg . Aku sedang bicara padamu mik " teriak sami . " Oohh hanya itu respon mika .

" Kau tadi melihat apa ? Tanya mika . Sami terdiam , pura-pura fokus melihat jalan tangan nya yang mengenggam erat setir mobil .
" Aku tidak melihat apa-apa , memang nya kau telanjang tidak kan " ujar sami . Mika melotot .
" Yaakk apa kau bilang . Mika mendengus kesal .

" Turunkan aku disini " mika memberontak . " Tapi ini masih jauh dengan sekolah " tutur sami .
" Turunkan atau aku loncat " mika mengancam . Membuat sami menginjak rem dadakan karena terkejut .
" Aarrrrgggg " teriak mika terkejut dari dalam mobil .  " kau mau membunuhku " seringai mika .  " Sory !! Sami memasang wajah menyesal membuat mika batal untuk memarahinya .

Mika membuka pintu kemudian turun dari dalam mobil sami . " Nanti aku pulang sendiri dan satu lagi jangan bilang sama siapapun jika aku tinggal di rumahmu " ucap mika memberi tahu .
' Memangnya kenapa ? Tanya sami kepo .
" Heey , kau ingin aku di bunuh sama pacarmu itu . Pokoknya awas jangan bilang sama siapapun " mika menegaskan . Sami hnya mengangguk mengerti .
Kemudian mika melangkah menjauh meninggalkan sami .

" Wooyy , bagaimana ? Kapan mika pindah ke rumahmu ? Tanya beni penasaran . Sami hanya menunjuk bibirnya dengan jari telunjuk .
" Jangan keras-keras . Aku tidak mau anak-anak tau jika mika tinggal serumah dengan ku apalagi linda jangan sampai linda tau tentang masalah ini " sami memberitahu .
" Ok janji . Jawab dulu pertanyaanku , kapan mika pindah ke rumahmu ? Ulang beni .
" Sudah dari kemarin ? Jawab sami singkat .
" Haaah jadi semalam mika tidur  di rumahmu " suara beni melengking keras . Semua anak-anak di kelas 3A menatap bingung ke arah beni . Sedangkan sami hanya mengepalakan tangan menahan marah .
" Jadi yang kau maksud mika anak kelas 2 A itu yang semalam tidur di rumah sami " tanya beberapa murid pada beni . " Aku tak tau " jawab beni gugup . Sedangkan sami sudah bergegas keluar kelas .

" Sam kau mau kemana ? Tanya beni . Sami tak menjawab justru menatap tajam ke arah beni . Bukan urusanmu " beni bisa membaca tatapan seram sami .

Hanya beberapa menit saja , kabar itu sudah berhembus seantero sekolah . Sepanjang jalan menuju kelas 2A sami selalu di serbu beberapa pertanyaan dari semua gadis-gadis yang selama ini menjadi fans gilanya .

Sami menyapu ruangan kelas 2 A dengan pandangan tajam . Mencari sosok gadis yang selama ini selalu membuat ulah .

" Kakak mencari mika ? Tanya seorang siswa kelas 2a . Sami hanya mengangguk .     " Tadi mika di seret sama anak kelas 3B " ujarnya memberi tahu .
" Di seret ? Di bawa kemana ? Tanya sami yang tiba-tiba panik takut terjadi sesuatu kepada mika .
" Di atap sekolah." jawabnya lagi .
" Thanks " sami berlari secepat kilat menuju atap sekolah . Tidak di pedulikan bel yang sebentar lagi berbunyi .

" Oohhh , jadi ini gadis bengal yang sok-sok an mau deketin pacar gua haaahh " bentak seorang gadis ramping yang notabenya kekasih sami .
" Dengar ya gadis kurus !! Aku tidak pernah mengoda atau mencoba merebut kekasihmu itu . Aku memang tinggal dengannya itupun bukan kemauan kami itu permintaan ayahku " ujar mika menjelaskan .
" Ahhkk banyak alasan kau ! Plaaaxxx satu tamparan mendarat di pipi kiri mika .
" Kau berani menamparku ? Garang mika .    " Apa .haaahh .
Plaax plaaaxxxxx ,, 2 kali tamparan keras mendarat di pipi mika . Membuat sudut bibirnya berdarah karena robek .

" Hentikan !! Suara sami membuat siapapun bergidik .   " Saamm ,,, linda menghampiri sami .     " Apa yang kau lakukan ? Sami terlihat emosi menatap linda tajam . Sedangkan kedua teman linda yang tadinya mencengkeram kuat tangan mika sekarang sudah kabur entah kemana .

" Sam , a aku khilaf maafkan aku " sesal linda . Sami hanya diam mencoba menahan emosi yang ingin meledak sejak tadi .  " Kenapa aku jadi emosi dan tak terima jika mika di sakiti " batin sami . Pikiran nya benar-benar kacau .

Mika sudah menghilang entah kemana , kini tinggal sami dan linda . Mereka hanya diam sedari tadi bingung dengan pikiran masing-masing .
Linda takut jika sami marah padanya . Sedangkan sami bingung ingin marah atau diam saja .   " Sam , maafkan aku " linda kembali bersuara . Sami tak bergeming kemudian melangkah pergi meninggalkan linda seorang diri di atas atap sekolah .

¤
Sepanjang pelajaran berlangsung , sami tidak konsentrasi terhadap pelajaran . Juga tidak menangapi kata maaf yang sedari tadi di ucapkan beni karena kecerobohan nya .
" Maaf pak , sami di panggil pak bagas ke ruang BP " ujar seseorang dari luar pintu .   " Sam , pak menyuruhmu ke ruang bp sekarang " perintah bu heni . Sami mengangguk pelan kemudian berjalan keluar kelas .

" Apa mika membuat ulah lagi ? Pulahan pertanyaan memutari otaknya .
" Permisi " sami membungkuk sebentar saat memasuki ruang bp .   " Oh kau sudah datang . Duduklah sam ada sesuatu yang ingin bapak tanyakan padamu " ujar pak bagas . Sami menurut kemudian duduk di sebelah pak danang .

" Ada apa pak ? Apa mika berbuat onar lagi ? Tanya sami penasaran . Kepala sekolah itu mengeleng .  " Ini bukan soal mika , bahkan tidak ada hubungan nya dengan mika . Hari ini mika tak berbuat onar " jawab pak bagas . Sami termenung heran . " Kenapa dengan mika ?? Pikir sami .

" Lalu bapak memanggil saya , ada perlu apa ? Tanya sami penasaran .
" Kau kan ketua osis , bapak minta kau yang urus semua kegiatan tentang bazar bulan depan " ujarnya menjelaskan .
" Baiklah pak " jawab sami singkat .    " Ya sudah kembali lah ke kelas " perintahnya lagi .  sami kembali menurut dan melangkah pergi menuju kelasnya .
Perasaan nya sedikit berbeda , seperti ada sesuatu yang menganjal . Biasanya sami akan mengawasi mika selama mika mendapat hukuman dari pak bagas atau memarahi mika karena melanggar hukuman yang mika terima .

Seharian ini sami tak ingin bicara atau apapun , fikiran nya melayang entah kemana . Di dalam kelas pun sami diam tidak seperti biasanya . Entah apa yang sami fikirkan .

Teng teeenggggggg..
Bel tanda pelajaran telah usai berbunyi keras .
Sami segera membereskan buku dan berjalan keluar kelas dengan cepat . Tak menghiraukan panggilan dari beni . Tempat yang di tuju adalah kelas 2a . Sami tiba di kelas yang penghuninya sudah hampir habis . Sami mengawasi satu persatu murid-murid yang masih berada di kelas tersebut .

" Kemana perginya cepat sekali " sami mendengus kesal karena tidak menemukan mika di kelas tersebut .   
" Sam " panggil seseorang yang sangat familiar di telinganya . Tanpa menolehpun sami tau jika linda yang memanggilnya . Entah setan apa yang membuat sami merasa kesal dengan kekasihnya tersebut . Tanpa mau terus di gangu sami melangkahkan kakinya cepat menuju parkiran kemudian melajukan mobil miliknya pergi meninggalkan sekolah .

" Kemana perginya mika ? Sami terus saja memikirkan dimana keberadaan mika . Takut dan khawatir menyelimuti pikiran nya . Langkahnya terhenti saat sami mendengar suara dari  tv di rumahnya di nyalakan seulas senyum mengembang di bibir sami , dengan cepat sami membuka pintu dan memasuki rumah nya .
" Sudah pulang , lama sekali kau ini !! Aku sudah lapar " mika merengek seperti anak kecil . Sami hanya tersenyum menahan girang .    " Malah bengong , cepat ganti baju mu aku lapar " kesal mika .   
" Tunggu , dasar tidak sabaran " sami menjawab datar .

" Yaaakk , mikaa " teriak sami .    ' Apa " jawab mika .
" Kenapa panci ini gosong " sami menunjuk kan panci gosong ke arah mika .
" Hehe tadi aku masak mie , tapi mie nya gosong " jawab mika tanpa dosa .
" Aaiiss kau ini . Masak mie saja gosong , kau perempuam bukan sih " dengus sami kesal .
Sami melanjutkan kegiatan masakanya setelah merendam panci gosong tadi dengan air panas .

" Kau mau makan apa ? Tanya sami . Mika diam saja tak menyahuti ucapan sami .
" Kemana lagi tu anak." dengus sami kesal kemudian membalik kan tubuhnya . Tanpa di sadari jika mika berdiri tepat di belakang nya , saking dekatnya sampai hidung mereka saling bersentuhan saat sami membalik kan badan nya tadi .

Deg deggggg .
Jantung sami berdegub cepat entah apa yang terjadi . Melihat wajah sami yang begitu dekat dengan nya membuat membuat wajah mika memerah . Baru kali ini keduanya bertatapan begitu dekat .

Mika meng endus-enduskan hidungku .
" Gosong " ujar mika pelan . Sami membulatkan matanya hidungnya juga merasakan bau gosong yang sangat menyengat .
" Mati aku " sami menepuk jidatnya keras .

Telur yang di goreng tadi gosong .  ' Lihat telurnya gosong ini gara-gara kau mik " sengit sami .   " Apa ! Enak saja nyalahin aku jelas-jelas kamu yang goreng tu telur pakek nyalain orang lagi " balas mika tak mau kalah .

Kruucukk krucukkk ..
Mika menekan pelan perutnya .  " Aku lapar !!
" Aiissh kau ini , tunggu sebentar . Sami mengambil sisa nasi di dalam kemari es kemudian meracik bumbu dan mengorengnya cepat .
" Duduklah sebentar lagi nasi goreng nya sudah siap ! Perintah sami . Mika mengangguk kemudian duduk di kursi ruang makan . Tingkahnya membuat sami terkekeh pelan .

' Ni sudah siap makanlah " sami menyodorkan satu piring nasi goreng . Mika meraih sendok kemudian melahapnya .
" Kau tidak makan ? Tanya mika . Sami mengeleng pelan .

' Aku nanti saja makan nya , kau saja dulu " sami kemudian beranjak pergi menuju kamarnya .
" Tunggu " mika meraih tangan sami .

Deg deg , jantung sami kembali berdegup . " Sial kenapa jantungku berdegub kencang " umpat sami dalam hati .
" Duduk sini " mika menyuruh sami duduk di sebelahnya sami menurut saja .
" Aakkkk , mika menyodorkan sendok kedepan mulut sami .  " Aku tidak lapar mik , makan saja nasi goreng itu " tolak sami .
" Buka mulut atau ku cium " ancaman mika sepele tapi mempan membuat sami reflex membuka mulutnya .
" Aakk , anak pintar " mika menyuapkan nasi kedalam mulut sami . Dengan cepat sami mengunyah nasi goreng tersebut . Tidak bisa di pungkiri jika sami juga sangat lapar karena dari tadi pagi sami tidak sarapan karena pembantu rumahnya pulang kampung .

Sami hanya menatap mika sesekali tersenyum ke arahnya .  " Bibirmu masih sakit ? Tanya sami hati-hati . Mika mengangguk .
" Iya perih sedikit tapi tidak apa-apa . Ternyata pacarmu itu tenaganya kuat juga ya " ledek mika .
Sami hanya diam sejenak entah ada sesuatu yang mengelitik perutnya . Hatinya merasa risih saat mika menyebut " pacarmu " .
" Kau tidak marah padanya ? Selidik sami . Mika mengeleng .

" Makasih ya , nasi gorengmu enak " ucap mika sambil tersenyum kearah sami .
Untuk kesekian kalinya jantung sami kembali berdegup .  sepertinya jantung sami tidak bekerja dengan baik .

" Ya sama-sama " jawab sami kemudian bergegas pergi meninggalkan mika sendiri di ruang makan .

Di rebahkan tubuh sami kasar ke arah tempat tidur , pikiran nya di penuhi bayangan mika . Gadis pembuat onar itu kenapa bisa bersikap manis juga " puji sami tanpa sadar sedari tadi bibirnya hanya menyebut-nyebut nama mika .
" Aarrgg apa-apaan ini " sami mengacak rambutnya frustasi .
" Ingat sam , ingat kau sudah punya pacar jangan sampai kau menyukai gadis lain .

Tok tokk tokkk ..
Kamar sami di ketuk begitu keras . Sami beranjak dari ranjang miliknya kemudian membuka pintu .
" Hehe , apa aku menganggu ? Tanya mikA . Sami mengeleng pelan .
" Masuklah " sami mempersilahkan mika masuk kedalam kamarnya .
" Aku bosan , apa kau punya sesuatu yang dapat menghilangkan bosan ? Tanya mika memohon
" Ada , ni " sami menyodorkan ipad miliknya .
" Game ? Tebak mika sami mengeleng .  " Lalu ? Tanya mika tak mengerti . 
Sami kemudian mengutak-atik ipad miliknya . Kemudian menyodorkan ipadny Pada mika .

" Youtube , ovj ? Mika masih tak mengerti .   " Putar saja , aku yakin rasa bosanmu akan hilang " ucap sami .
Mika menurut dan memutar youtube sambil menduduk kan pantatnya di ranjang empuk milik sami .
Sedangkan sami menuju meja belajarnya untuk mengerjakan pr miliknya .

" Hahahaha , tawa mika keras membuat sami menengok ke arah mika . " Huusst , pelan-pelan " protes sami . Mika hanya nyengir kemudian kembali menatap layar ipad di depan nya .

Sami masih sibuk mengerjakan pr nya yang begitu banyak soal dan rumit . Hanya sesekali mika terkekeh pelan membuat sami tidak lagi menoleh ke arah mika .

" Aarrkkk ,, akhirnya selesai juga " sami memutar pinggang nya yang hampir copot karena terlalu lama duduk dan menunduk .

" Eehh , tidur " sami tersenyum kecil melihat mika yang tidur dengan tangan nya yang mengengam erat ipad miliknya . Dengan sangat pelan sami menarik selimut untuk menutupi sebagian tubuh mika yang sedang tidur .

¤
" Sam , " panggil mika sami menoleh . " Upps salah , aku kan harus memanggilku kakak .
" Kak sami lagi apa ? Ucap mika .   " Panggil aku sam saja ! Terdengar aneh kalau kau memanggilku kakak " protes sami . Mika mengangguk mengerti .

" Kau sudah mandi ? Bagaimana tadi tidurnya nyenyak ? Tanya sami beruntun . Mika hanya mengangguk kan kepalanya .

" Duduklah , makanan sudah siap " perintah sami . Tapi mika malah beranjak menuju dapur .  " Eeh mau ngapain ? Bingung sami .
" Bantuin kamu masak la , masak ciuman " canda mika . Tapi malah membuat sami berdegup .
" Sudah siap di meja makan " terang sami .

" Tempe goreng , Rendang tempe ,Sambal tempe , Pepes tempe , eeh semua kenapa tempe ? Protes mika .
" Hehe , hanya ada ini besok baru kita belanja . Sudahlah jangan banyak protes ayo kita makan " ujar sami .
Kemudian mereka berdua makan bersama .

" Mik ? Panggil sami .
" Eemm ,,jawab mika .
" Aku boleh tanya sesuatu ?  . Mika mengangguk .
" Apa alasan mu selalu membuat onar di sekolah apa kau tidak capek ? Sami menanyakan hal yang seharusnya tidak sami tanyakan . Mika menghentikan makan nya kemudian menatap sami  .
" Kalau pun aku jujur tentang alasanku apa kau percaya ? Bukan nya selama ini kau lebih percaya dengan omongan-omongan guru gila seperti mereka " seringai mika .
" Guru gila ? Apa maksudmu ? Sami semakin bingung dengan arah pembicaraan mika .
" SudAhlah lupakan " mika mengalikan pembicaraan .

" Jangan alihkan pembicaraan mik , jawab saja . Memang apa alasanmu mengerjai pak simon bu heni dan bu tika ' sami terus saja mendesak mika agar mengaku  .
" Setiap orang yang melakukan hal pasti ada alasan nya kan . Dan anehnya tidak ada satu orang pun yang percaya dengan ucapanku , jadi untuk apa aku menjelaskan nya " ujar mika .
" Aku percaya ! Cepat katakan saja " ucap sami .

" Memang apa untungnya buat kamu ? Kalau ayahku saja tak perduli dan lebih memilih percaya dengan pengaduan guru-guru tersebut kenapa juga kau peduli " mika masih kekeh tak mau menjawab pertanyaan sami .
" Aku peduli mulai saat ini dan seterusnya . Kau tau kenapa aku sering menemanimu saat kaudi hukum , itu bukan karna jadi pengawas atas hukuman yang di berikan padamu . Tapi lebih tepatnya karena aku peduli denganmu mik " urai sami .

" Lalu apa yang ingin kau tau ? Tanya mika .   ' Kenapa kau sering menyembunyikan kacamata pak simon kau tau kan kalau pak simon labur ? Lalu kenapa kamu juga sering mencabut tanaman-tanaman bunga atau buah yang di taman bu heni di taman belakang sekolah dan yang terakhir kenapa kau sering mengangetkan bu tika , kau tau kan bu tika latah ,dan hal itu bisa membahayakan nya kalau kau mengagetkannya  ? Tanya sami tanpa jedah .

Mika hanya mendengus kesal . " Kau tau kalau pak simon itu mata keranjang , sudah tua malah ganjen sukanya liat cewek semok . Perhatiin aja pak simon kalau pas olah raga , pasti selalu mengajak senam , biar bisa pegang-pegang paha dan dada anak-anak kelas 2A yang semok itu .

" Ohh , sami mangut-mangut mengerti  .
Lalu bu heni dan bu tika ?
" Kalau bu heni dia itu guru serakah . Masak taman segitu lebarnya di pake sendiri , aku pernah nanam stowbery di situ tapi mati karena di cabut sama bu heni . Jadi tidak salah kan kalau aku balas dendam ? Seru mika puas .
Dan kalau soal bu tika , itu karena orangnya juga ganjen . Sama persis sama pak simon , nah mending mereka di nikahin aja pasti cocok " ...
" Yaakkk kenapa jadi ngurusin orang " sergah sami . Mika hanya nyengir .
" Bu tika itu ganjen kalau lagi nerangin pelajaran ,selalu menarik roknya yang super mini ke atas paha , membuat bayu si ketua kelas ngiler ya jangan salahkan aku kalau meja nya aku gebrak toh tujuan ku agar bu tika menurunkan lagi roknya , bukan tiarap seperti orang yang sedang perang  "jelas mika panjang lebar . Sami hanya mengangga mendengar penjelasan mika tadi .

" Tapi kenapa mereka tidak langsung menghukum mu mik ? Tanya  sami .  " ckck kau ini belum juga mengerti . Mereka tidak akan berani menghukumku karena mereka merasa bersalah jadinya ya cuma berani ngadu sama pak bagas " jelas mika lagi .
" Aku mengerti sekarang . Satu lagi pertanyaanku . Kau sudah punya pacar ? Sami memberanikan diri menatap mata mika .
Dengan cepat mika mengeleng dan beranjak pergi .

" Heeh mau kemana kau ? Piringnya belum di cuci " dengus sami kesal .
" Kau sendiri yang nyuci , anggap itu hadiah dariku " mika terus berjalan cepat menuju kamarnya .
" Yaaak mika , hadiah itu bukan mencuci piring peak " sungut sami kesal .
" Aaaissshh anak itu " sami marah-marah sambil membereskan meja makan seorang diri .
" Awaass kau !! Besok pagi aku tidak akan membangunkanmu " ancam sami .

¤
Sami memasuki mobilnya , menaruh tasnya di  samping kemudi .   " Rasain ! Pasti mika nanti terlambat " seringai sami puas .
" Pagiiii " sapa seseorang dari balik kemudi tepatnya dari belakang kursi yang sami duduk i .

" Yaakk kau !! Sami berlonjak terkejut . Mika hanya tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah sami yang terkejut berlebih .
" Kau cari mati ya ? Teriak sami keras . Mika hanya menutup kupingnya .  " lain kali jangan mengagetkanku lagi .
" Sudah jangan bawel , ayo berangkat . Lest goo " girang mika .
Sami hanya mendengus kesal .

" Uhuuuiii , trima kasih kak sami " mika mencolek dagu sami kemudian keluar dari mobil sami sambil mengedipkan sebelah matanya genit .
Sami bergidik . " Kenapa tu anak ? Kesambet di mana sih kok aneh begitu ??

" Sam  , " panggil beni saat sami baru memasuki ruang kelasnya . 
" kau masih marah ?? Sory soal yang kemaren itu aku benar-benar keceplosan " sesal beni dan mengucap kata maaf berkali-kali .
" Hahaha kau lucu sekali ben !! Sudahlah lupakan aku sudah melupakan soal kemarin . Toh cepat atau lambat semua orang juga akan tau kalau aku dan mika tinggal serumah " ucap sami meyakinkan .

" Ke kantin yuk , lapar ni " ajak sami . Beni mengangguk setuju .
" Eh ngomong-ngomong bagaimana hubunganmu dengan linda ? Tanya beni . " Baik , kenapa memangnya ? Tanya sami balik .
" Gak papa sih , cuma akhir-akhir ini kalian seperti nya jarang bersama . Gak seperti dulu " jelas beni .
" Ya ampun aku lupa , dari kemaren kan aku nyuekin linda . Ya sudah aku ke kelasnya sebentar kamu duluan saja ke kantin " perintah sami kemudian melangkah pergi .

" Eeh tunggu sam ? Panggil beni sami menoleh " Ada apa ?
" Linda gak masuk hari ini . Katanya sih sakit ? Ucap beni memberi tahu .  " Sakit " ulang sami . Beni mengangguk

" Kau tau dari mana ?
" Tadi aku ke kelaz 3B buat nyari anggota osis yang ikut andil dalam acara bazar bulan depan trs aku liat dalam daftar absen nya keterangan linda sakit " ucapnya menjelaskan .
" Ya sudah nanti aku akan datang ke rumahnya " ujar sami .

" Mik , kamu pulang duluan soalnya aku mau kerumah linda " ujar sami memberi tahu . Mika hanya menganguk mengerti kemudian menuju halte untuk menunggu bis yang akan membawanya pulang . Awalnya sami tidak tega tapi tak ada pilihan lain , tidak mungkin sami membawa mika datang kerumah linda .
Bisa-bisa linda mencak-mencak marah .

Sami bergegas melajukan mobilnya menuju rumah linda .
" Mobil siapa itu ? Sami bingung melihat mobil Bmw yang terparkir di depan rumah linda .

Sami menghentikan mobilnya sedikit jauh dari rumah linda setelah tempat yang tepat untuk memarkirkan mobilnya , sami bergegas menuju rumah linda . Tanpa menekan bel sami sudah tau kebiasaan linda selalu tiduran di samping rumah , maka dari itu sami menuju pelakarangan rumah sami . Karena saking seringnya dulu main ke rumah linda , sami sampai hafal ruangan-ruangan mana yang harus sami lewati untuk sampai di samping rumah linda .

Sami menenteng boneka beruang kecil untuk linda sebagai tanda minta maaf . Karena dari kemaren sami tidak memperdulikan linda .

" Apa ini mimpi ? Sami menepuk-nepuk pipinya kasar . Sesekali mengucek mata coklat miliknya untuk menyakinkan jika sami tidak salah liat .

" iihhh nakal dech , ah jangan nyubit terus " rengek linda manja sambil bergelayut mesra di lengan laki-laki yang kini bersamanya .

" Dia kan bayu anak kelas 2a . Sami menatap intents kedua orang yang sedang bercengkerama mesra . Saling memeluk dan mencium .
Merasa ada yang memperhatikan linda menengok,kekanan dan ke kiri , matanya membulat ketika menyadari sami sedang memperhatikan nya sedari tadi .

" Sami ? Panggil linda .
Linda melepas paksa pelukannya dari tadi laki-laki itu kemudian berlajan menuju sami .
" Sam aku bisa jelaskan ? Ini tidak seperti yang kau lihat " sesal linda .

" Tidak ada yang perlu di jelaskan ! Semua sudah jelas . Kita putusss " ujar sami dengan nada keras penuh penekanan di setiap kata-katanya .

Sami melempar boneka beruang tersebut ke arah linda kemudian bergegas pergi meninggalkan rumah linda .

¤
Sami turun dari dalam mobilnya menutup keras nya keras . Kemudian masuk ke dalam rumah dan membanting pintu depan .
" Brraaakkkkk . Mika yang sedari tadi menonton tv terkejut melihat sikap sami yang mirip orang kerasukan .

" Sam kau kenapa ? Mika menghampiri sami yang terus berjalan cepat menuju kamarnya . " Sam ? Panggil mika lagi . Tapi sami tak merespon . Dengan cepat sami masuk dan menutup pintu kamarnya .
" Samm ? Kamu kenapa ?
Mika ikut bingung melihat sikap sami yang aneh , sangat aneh .

" Jangan gangu aku , pergi sana " teriak sami dari dalam kamarnya .
" Kau kenapa sih ? Tanya mika kepo .
" Pergi sana " sami berteriak lebih keraz dari yang tadi .
" Iya aku pergi . Mika melangkah gontai menuju dapur sambil mengelus perutnya yang keroncongan .

" Dari pagi belum sarapan aku lapar " mika mengerutu nasibnya yang sial .

Sami meng obrak-abrik kamarnya . Mencari foto-foto dan barang-barang yang berbau dengan linda . Memasuk kan ke dalam plastik sampah kemudian membuangnya .

" Aku harus melukanmu . Harus " sami bersumpah tidak akan lagi mencintai linda orang yabg begitu sami sayangi tapi tega menyakitinya .

Sami menenteng plastik yang berisi semua barang-barang yang akan sami buang . Saat sami keluar kamar sami mendengat isakan seseorng .

" Mik !! Kau kenapa ? Tanya sami bingung .
" Aku lapar ! Apa kau kau lupa hari ini tidak ada makanan . Dari pagi aku belum makan apapun " ucap mika dengan isaknya .
" Jadi kamu nangis karena lapar ? Tanya sami . Mika mengangguk .

Mika menangis seperti anak kecil yang tidak di belikan mainan . " Ya alloh kenapa aku bisa melupakannya ?

" Ya sudah ayo ikut aku , kita beli makanan di luar sambil belanja " ajak sami . Mika menganguk senang .

" Ini sampah ? Tanya mika sambil menunjuk  tas plastik . Sami mengangguk mantab .
" iya ini sampah bantu aku membuangnya " perintah sami dengan sigap mika membantu sami membuang sampah itu pada tempatnya .
" Aku sudah putus dengan linda " ucap sami tiba-tiba .

Mika hanya melonggo .
" mana mungkin !! Jangan bohong kau kan mencintainya " ucap mika .

" Aku memang mencintainya tapi dulu , dan jika aku sudah di lukai jangan harap aku akan memcintainya lagi " sungut sami .
" Kau yakin ? Wajahmu menunjuk kan kesedihan " selidik mika .

" Aku memang sedih tapi aku tau cara menghilangkan sedih " tawar mika .
" Bagaimana caranya ? Tanya sami penasaran .
" Ikut aku " mika menarik sami keluar .

" Aku tidak mau kalau naik motor ! Tolak sami .
" Sudah ayo ikut ! Mau tau caranya biar perasaanmu kembali plong lega lepas tanpa beban kan " bujuk mika .
" Aku ingin , tapi kenapa harus dengn motor kenapa tidak yang lian " protes sami .
' Ayo ikut dasar bawel .
Mika menarik paksa tangn sami . Membuat sang pemilik tangan menurut saja .

" Pegangan yang erat . Jumping-jumping . Mika terus mengucap kata-kat peringatan barusan . Sami hanya diam tetap duduk seperti biasa dan tidak bergerak sedikitpun .

Mika yang kesal langsung menarik tangan sami .   " Pegangan yang erat , kalau kau jatuh jangan salahkan aku " mika terus saja mengomel .
" Memangnya kau mau ?? ini kan jalannya lurus jangan harap aku mau pegangan " dengus sami kesal .    " Ada-ada saja jalanan sepi begini suruh pegangan " sami mengumpat dalam hati .

Tiba-tiba , " Aarrggggggggg , sami memeluk pinggang mika karena ban depan motor mika naik ke atas .
" Turunkan ban motormu , kau mau kita mati haahh " sami mengumpat kesal sambil memeluk erat punggung mika .    " Teriak yang keras , keluarkan semua beban di hatimu sam " teriak keras .

Duggg ,,,ban depan motor mika mendarat sempurna tapi tidak dengan jantung sami yang masih berdegup kencang tak karuan  ( �� kasian jantung sami )

" Kamu cari mati hah " sami kembali teriak setelah kesadaran nya kembali . " Kenapa marah aku kan hanya membantumu ? Ujar mika tanpa dosa .
" Kau hampir membuat jantungku copot " bentak sami dengan emosi yang meluap .
" Payah begitu saja sudah keok " mika mengeruti .  " Apa kau bilang ?

" Iya-iya aku salah . Maaf aku kan hanya ingin membantu agar beban di hatimu hilang " melas mika .
" Membantu cara untuk membunuhku haaah " sungut sami kesal . Mika hanya nyengir .

" Huuff , padahal aku tadi sudah menyuruhmu teriak kan ? Kenapa belum lega juga . Haaa aku tau caranya " mika menjentik kan jari tanganya mendapat ide cemerlang di otaknya  .
" Jangan bilang kau akan mengangkat lagi ban depan motormu itu . Kalau kau melakukan nya akan ku bunuh kau sekarang juga  " sami mengancam kejam .
" Tenang saja aku tidak akan melakukan nya lagi " dengan cepat mika melajukan motor sport miliknya .

Sami masih mencoba menenangkan jantungnya yang sudah kembali berdetak normal . Pikiran sami melayang , bayangan linda muncul memutari otaknya , hingga sami tidak sadar jika mika sudah menghentikan motornya di suatu tempat .
" Tebing ? Sami membulatkan mata nya .

" Pegangan ya ? Mika bersuara membuat sami kembali tercengang .
" Kau mau apa lagi ? Jangan bilang kalau kau mau meluncur bebas dari atas tebing ini " kepo sami .
" Enak saja ! Aku tidak ingin mati konyol tau , aku kan belum menikah belum punya anak dan aku ,,,,,,¿¿
Mika mengantung ucapan nya .   " Heeh kenapa jadi ngelantur sih ngomongnya .

" Sudah jangan protez ! Pegangan yang kuat dan satu lagi teriak yang keras " mika mengingatkan sami .
Sami belum sempat menolak dan berontak agar di turunkan dari motornya . Mika sudah melajukan motornya pelan tapi pasti menapaki jalan setapak yang sangat menakutkan .

" Ya alloh lindungi aku , jangan biarkan aku mati konyol di sini " doa sami dalam hati . Mika hanya terkekeh pelan .
Melihat wajah sami yang ketakutan dari spion motor mika , dan tangan sami yang merangkul erat perut mika .

Dug dug dug ...
Jantung mereka berdegup sangat kencang .    " Aargg kenapa lagi ini , situasi geting begini masih saja jantungku berdegup kencang " gerutu sami .
Sedangkan mika terlihat sangat tenang meskipun jantung berdetak tak karuan .

" Aarrrggggggg , sami berteriak kuat sambil memeluk erat perut mika saat ban depan motor mika hampir terpeleset , tapi dengan cepat mika memutar ban motornya dan melajukan kencang , melewati turunan dan tanjakan jalan yang hanya setapak itu .

" Aarrrggggg... Sami kembali berteriak lagi , motor mika hampir jatuh bersama penumpang nya saat ban belakang mengenlincir cepat . Untung saja dengan cepat mika mengerem motornya kemudian menancapkan lagi gas penuh . Membuat mereka selamat dari musibah tadi tapi juga membuat sami kembali berteriak lagi .

" Hoshh hossshhh.,, sami mengatur nafasnya yang masih ngos-ngosan . Rambutnya berantakan wajanya kusut .   
" Kau tidak apa-apakan " suara mika membuat sami kembali sadar . Sami tak menjawab mulutnya terasa ngilu , tubuhnya bergetar hebat .
" Maaf ya ! Ayo kita pulang " mika melajukan motornya pelan menuju rumah sami .

Mika mengehentikan motor miliknya tepat di depan rumah sami .
Sami turun dari motor mika dengan langkah gontai , kakinya serasa tidak menginjak tanah .
" Kau tidak apa-apakan ? Tanya mika panik . Melihat wajah sami yang pusat pasi dengan jalan nya yang sempoyongan mirip orang yang sedang mabuk .

" Aku pergi cari makanan dulu , kau masuk saja " perintah mika . Sami tak merespon hanya mengumpat tak jelas .

¤
Braaaakkkk..
Mika membuka pintu terlalu keras , hampir seperti membantingnya .
" Ayo makan dulu ' sami melangkah masuk kedalam menuju dapur kemudian menyiapkan makanan yang baru saja di belinya .

Sami melangkah menduduk kan pantatnya di kursi ruang makan . Wajahnya tidak sepucat tadi karena sami sudah membasuh muka menyisir rambut dan menganti baju nya tadi dengan yang baru .

" Ni untukmu , sebagai tanda minta maaf dariku " mika menyodorkan satu mangkok soto ayam makanan favorit sami .
" Kau tidak salah , seharusnya aku yang berterima kasih padamu . Caramu memang gila dan hampir membuatku mati konyol tapi harus ku akui , aku sekarang lebih lega dari yang tadi " jujur sami . Mika hanya terkekeh pelan .

" Tentu saja siapa dulu donk " mika membanggkan dirinya . Sami hanya tertawa kecil sambil melahap soto ayam miliknya .

Keduanya kembali akrab , mika tidak lagi menjahili guru-guru . Sikapnya juga lebih lembut dari biasanya .

Kini mika tengah sibuk membantu sami menyiapkan acara bazar yang siang nanti akan di gelar di lapangan altar depan sekolahnya .

" Ini di taruh mana ? Mika tengah sibuk meletak kan barang-barang milik kelompok sami .  " Di situ ? Sami menunjuk tempat lalu mika meletakan barang-barang tersebut di situ .

" Sam ,,,, panggil seseorang membuat sami dan mika menoleh ke asal suara .
' Mau apa lagi ? Aku sedang sibuk " ketus sami . Sedangkan mika hanya menaik kan kedua alisnya bingung .
" Aku ingin bicara padamu , maafkan aku sam ,,," linda memelas .
" Kau tidak tau aku sedang sibuk . Sudahlah lupakan kejadian itu anggap saja tidak pernah terjadi " seru sami datar .

" Jadi kamu mau memaafkanku " girang linda .   " Tentu " jawab sami singkat .
" Jadi kita bisa balikan lagi " ucapnya senang .
" Siapa bilang ! Aku memang sudah memaafkanmu tapi aku tidak akan kembali mencintai seseorang yang sudah menghancurkan hatiku " sami menatap lekat mata linda . Dengan rasa kecewa dan benci .

" Pergilah ketempat kelompokmu , acara bazar sebentar lagi di mulai " sami menyuruh linda pergi tepatnya mengusir linda .
" Aku tau " linda beranjak pergi dengan tatapan tajam ke arah mika yang di tatap malah cuek bebek .

" Sudah selesai kan , aku pulang ya " pamit mika . Sami malah menarik tangan mika dan mengengamnya erat .
" Di sini saja temani aku " bujuk sami .
" Tapi kan aku bukan anak kelas 3 tugasku untuk membantumu sudah selesai kan " protes mika .
" Tetap di sini atau ku cium kalau kau berani pergi " kini giliran mika kembali diam sikapnya cuek dan tidak pernah takut dengam ancaman apapun kini hanya bisa diam .
" Duduk saja di sana , jangan pergi kemana-mana . Awaaass " sami mengancam lagi dengan menunjuk bibirnya dengan jarinya .
" Kalau kau berani kabur aku cium di depan umum " ancaman sami membuat mika merinding takut .
" Aku tau la " mika melangkah masuk lagi kedalam tenda sami kemudian duduk di kursi yang tadi di tunjuk oleh sami .

Acara bazar berjalan dengan sempurna . Mika hanya mengawasi sebentar kemudian kembali duduk .   " huuuff membosankan " mika mendengus kesal lalu berjalan menghampiri sami .
" Aku haus , aku beli es dulu di situ ya " mika menunjuk tenda sebelah yang menjual berbagai minuman dingin .

" Ya " jawab sami singkat tanpa menoleh karena sibuk melayani pembeli .

Mika berjalan-jalan sebentar memutari beberapa tenda yang berjualan berbagai makanan dan minuman .

Mika tak sadar hingga menabrak seseorang .
" Mika ,,,,
" Rizal .
" Ngapain kamu di sini.? Bukan nya ini bazar untuk kelas 3 ? Tanya rizal bingung .
" Iya , aku hanya membantu kakak kelasku ? Jawab mika .
" Kalau kamu sendiri ngapain ? Tanya mika kepo .  " Ya maua beli makanan la , masak mau dangdutan " canda rizal .

" Kakak kelasmu ? Memangnya mereka jualan makanan apa ? Tanya rizal penasaran
" Aku tidak tau , lebih baik kau datang sendiri " mika melangkah menuju tenda sami di ikuti rizal dari belakang .

" Lama sekali ? Kemana saja sih ? Sami memberondong mika dengan pertanyaan yang tidak penting .  " Tadi muter-muter sebentar trs ketemu temanku " jawab mika santai .

" Kenalkan zal , ini sami kakak kelasku . Dan ini rizal kak teman sekolahku waktu smp " ujar mika memperkenalkan teman nya .

Rizal menjabat tangan sami , dan sami membalasnya .
" Aku pulang sekarang ya , mumpung ada yang nganterin " mika kembali pamit . Tapi sami mengeleng mantab .

" Tidak bisa kau harus membantuku mik " sami melarang mika pergi .
" Heeeh tapi kan dari tadi pagi aku sudah membantumu kan " protes mika .

" Kau kan punya kelompok kenapa harus mika yang membantumu ? Rizal menimpali .
" Pokoknya tidak bisa , atau ,,,,¿¿?  Sami memotong ucapan nya kemudian menaruh jari telunjuk nya di depan bibir mika .

Mika bergidik dan mengerti ancaman sami barusan . Sedangkan rizal hanya bengong melihat tingkah sami barusan .

" Ehh aku tidak bisa pulang sekarang zal , maaf ya . Sepertinya aku memang harus membantu sami sampai selesai " mika beralasan .
" Tapi mik !! Ya sudahlah lain kali saja " rizal kecewa dengan ucapan mika kemudian beranjak pergi tanpa membeli sesuatu apapun .

Setelah rizal pergi , mika melotot menatap tajam sami .  " Apa sih mau hah " ujar mika kesal .
" Aku tidak mau kau bersama orang lain selain aku " sami berujar asal . Kemudian meninggalkan mika di tenda .
" Heey mau kemana ?
" Toilet . Kenapa mau ikut ? Sami menatap sekilas kemudian melangkah pergi .

" Aaaisshh kenapa sih dengan nya ? Dengus mika kesal .
" Padahal kan kelompok sami banyak kenapa juga aku tidak boleh pergi " mika terus saja ngomel gak jelas .
" Aku capek , lelah " di sandarkan tubuh mika di belakang kursi lipat . Kemudian mika menutup mata . Terlelap karena lelah .

Sami kembali dari toilet dan mencari-cari mika .
" Kemana tu anak ?guman sami .
" Mika di belakang tidur ? Jawab teman sekompok sami seakan tau pertanyaan yang memutari otak nya .

Sami hanya tersenyum simpul . Melepas jaketnya kemudian menyelimuti mika dengan jaket miliknya .

" Kau milik ku , aku tidak akan rela kau bersama orang lain . Sami tersenyum lega mengecup pelan kening mika .

" Romantisnya " puji seseorang  teman sami .
Sami hanya menanggapinya dengan senyuman .

" Selamanya kau milik ku mika " sami mengengam erat tangan mika yang sedang terlelap .

End

Tiada ulasan:

Catat Ulasan