***
Cuaca cukup panas , membuat sebagian siswa SMA KUSUMA memilih menghindar dari pelajaran olah raga yang sedang berlangsung .
Hampir sebagian murid sudah pergi entah kemana , karena menghindari pelajaran olah raga yang membosankan , hanya tersisa beberapa gelintir anak yang masih patuh berada di lapangan dengan keringat deras yang mengucur akibat cuaca panas yang menyengat .
" Kalian semua istirahat dulu , bapak akan mencari dan menghukum teman-teman kalian yang tadi tidak ikut olah raga " titah pak dani selaku guru olah raga yang gagah dan perkasa tapi lembek seperti adonan donat yang belum jadi , jika berhadapan dengan siswa 2 A .
" Kalian semua ikut aku ke ruang bp " teriak pak dani di depan anak-anak kelas 2A yang sedang nangkring ..ralat .. Nongkrong di taman belakang . Mendengar suara pak dani , anak-anak kelas 2A tidak ada yang bergeming , hanya menatap pak dani malas kemudian kembali berbincang lagi seolah-olah tidak ada orang lain lagi di antara mereka ber 4 .
" Sami , bayu , beni , linda " teriak nya lagi membuat ke 4 siswa yang di sebut namanya menoleh . " Jangan teriak-teriak pak apa mau ku cium " gerutu linda sekalu gadis tercantik seantero sekolah . Jika linda berucap siapapun akan luluh seperti yang di alami pak dani saat ini .
" Kenapa pak ?? mau gabung juga sini duduk sini ngerumpi sama-sama " ujar beni sambil menepuk-nepuk bangku kosong di sebelahnya . Lelucun beni membuat ke 3 sahabatnya tertawa terpingkal-pingkal . " Diam !! Sekarang kalian ikut aku " perintah pak dani . " Aku capek pak , lain kali ya " rayu linda . Pak dani yang tadinya ingin marah mendadak luluh dan diam . " Jangan marah-marah lagi ya bapak dani yang ganteng " puji linda dengan senyum manisnya . Pak dani benar-benar tidak berkutik jika berhadapan dengan linda , hanya bisa diam dan memandang wajah cantik itu . Hanya beberapa detik saja , kemudian pak dani tersadar jika ke 4 siswa yang terkenal bandel tadi sudah kabur hilang entah kemana . Dasar anak-anak nakal " geram pak dani .
" Kau hebat lin , tidak rugi kita menjadikanmu anggota genk kita " seru bayu . Yang puji justru diam dan sesekali memandang ke arah sami .
" Aku cabut dulu " ujar sami membuyarkan lamunan linda . " Mau kemana ? Tanya linda penasaran .
" Pulang " jawab sami santai . Beni dan bayu hanya geleng-geleng kepala sudah paham dengan kebiasaan sami yang pulang lebih dulu sebelum jam pelajaran selesai .
" Kenapa sami bisa pulang se enaknya ? Tanya linda tidak mengerti kebiasaan sami yang satu ini . Linda yang notabenya masih baru dalam genk benalu bingung . " Sejak kelas 1 sami memang selalu seperti ini " jelas bayu
" Apa tidak takut di keluarkan pihak sekolah ? Selidik linda .
" Tidak akan , dulu waktu pertama kali kami masuk SMA ini sami sudah melakukan kesalahan dan pak surya selaku kepala sekolah mengancam sami akan mengeluarkan nya dari sekolah ini . Tapi sami malah bilang . " Jika pak surya mengalah dengan murid seperti saya , bahkan mengeluarkan saya dari SMA ini sebelum saya berubah menjadi murid yang baik , tukang siomay juga bisa menjadi kepala sekolah mengantikan anda sekarang juga " ujar sami lantang . Sontak membuat pak surya diam dan terkejut .
Ujar beni menjelaskan kelakuan bengal sami 1 tahun silam . " Tapi meskipun begitu banyak guru yang mengidolakan sami , contohnya bu sari " timpal bayu dan di balas anggukan oleh beni . " Betul , bu sari bahkan membela sami mati-matian jika sami mendapat masalah dari guru-guru lain . " Oooww " respon linda kagum . Entah apa yang terjadi linda jadi senyum-semyum sendiri . " Kau tau pacar sami ? Tanya linda lagi . Bayu dan beni mengeleng serempak . " Sami tidak punya pacar " jelas bayu . Nampak jelas seulas senyum mengembang di bibir linda . " Kenapa kau menanyakan hal itu ? Kau menyukainya ? Tanya bayu sedikit cemburu . " Tidak !! Hanya ingin tau saja kita kan teman " bohong linda . Bayu dan beni hanya mangut-mangut mengerti .
¤
" Kemana perginya gadis tadi " gerutu sami , yang masih setia memandangi arah jalanan sambil celingukan mencari sosok gadis yang selama 2 hari ini menganggu pikiran nya . " Itu dia " ujar sami girang , setelah muncul sosok gadis yang di carinya tadi , sambil menenteng tas plastik gadis tersebut berlari tergesa-gesa . Sami hanya mengikutinya dari belakang sambil , memasuki gang kecil kemudian masuk kedalam bangunan kecil yang di depan nya bertuliskan . PANTI ASUHAN KASIH BUNDA .
" Kenapa gadis itu kesini ? Apa dia anak panti ? Pikir sami .
Hampir 2 jam sami masih setia berdiri di semak-semak dekat panti masih sibuk dengan pikiran nya . Dan tersadar jika ada sesuatu mengerayangi kaki nya .
" Arrgg ular " teriak sami dan berlari sambil berlonjak keluar dari semak-semak . " Fiiuuhh , untung aku tidak di gigit " ujar sami lega setelah tau jika ular tadi sudah hilang dari kakinya . " Kau ?? Sedang apa di sini ? Tanya gadis tersebut . Sami menoleh sambil garuk-garuk kepala bingung . " A , a aku tadi ha,,hanya i ituu " sami terbata hingga seseorang menyuruhnya untuk ikut masuk ke dalam panti . " Looh ada tamu kok malah di biarkan di luar , ayo masuk sini " ujar seorang wanita paruh baya . Aku menurut dan masuk ke dalam duduk di antara anak-anak panti yang sedang asyik dengan makanan mereka . " Ngapain kamu tadi ? Tanya gadis itu dengan nada ketus .
" Mika yang sopan !! Jangan ketus begitu " tegus ibu itu . Aku hanya tersenyum , heey sejak kapan aku mau tersenyum seperti ini apa lagi dengan orang asing .
" Nama mu siapa nak ? Tanya ibu tersebut . " Nama saya sami bu " jawabku seramah mungkin . " Nama ku hani kamu bisa memanggilku ibu seperti anak-anak yang lain " ujarnya menjelaskan aku hanya mengangguk dan tersenyum ." kamu sudah makan ? Tanya nya lagi aku mengeleng pelan . Lalu ibu tadi menyodorkan nasi bungkus miliknya di berikan padaku . " Makanlah ini " ujarnya . Aku mengangguk dan menerima nasi bungkus tersebut . " Bu kenapa di berikan padanya ? Dia kan bisa beli sendiri ? Protes gadis yang bernama mika . " Sudah lah tidak apa-apa " jawab bu hani . Mika cemberut dan menatap sami tajam .
" Ya sudah ini untuk ibu saja " ucap mika lalu menyodorkan nasi miliknya . Sami terdiam dan merasa bersalah , karena kedatangan nya , eh bukan karena ular tadi . Ya karena ular tadi yang membuat sami ketahuan dan akhirnya masuk ke dalam panti tersebut .
" Tidak usa mik , makanlah kau pasti lapar " tolak ibu hani . " Tidak , aku tidak lapar bu ! Nanti aku makan di tempat kerja saja ! Ujar mika . Bu hani luluh dan menerima nasi bungkus tersebut . " Ya sudah bu aku pamit dulu ! Adik-adik jangan nakal ya . Belajar yang pintar " ujar mika semangat .
Setelah itu mika pamit pergi dan mencium punggung tangan bu hani .
" Bu saya juga permisi " pamit ku . " Loh kok buru-buru nak ? Tanya bu hani binggung . " Iya bu saya harus pulang sudah sore , lain kali saya datang lagi . Dan terima kasih nasi bungkusnya " pamit sami kemudian pergi menyusul mika . Sebelum sami pergi sami melakukan hal yang sama seperti yang mika lakukan tadi mencium punggung tangan bu hani .
" Tunggu " panggil sami . Mika menoleh sebentar kemudian kembali melangkah pergi tanpa memperdulikan panggilan sami . " Heey tunggu " teriaknya lagi . Mika menghentikan langkahnya . Menatap sami kesal . " Kenapa lagi , belum puas kau membuatku menderita haah " bentak mika keras . Sami terdiam membayangkan kejadian 2 hari yang lalu . Saat sami memecahkan barang di sebuah toko lalu pergi begitu saja alhasil mika yang sebagai pelayan tokolah yang terkena imbasnya . Di pecat tanpa gaji karena merusak barang tersebut .
" Aku minta maaf " sesal sami . " Gampang sekali hanya minta maaf !! Kau tau gara-gara ulahmu aku tidak bisa memberi ibu ku uang selama 5 hari anak-anak panti harus puasa " jelas mika . Sami terbelalak kaget mendengar penuturan mika . " Maaf mik , aku benar-benar tidak sengaja , waktu itu aku sedang kalap makanya aku pergi begitu saja " ujar sami jujur . Mika tersenyum sinis . " Jadi kalau kau kalap membanting barang orang lalu pergi begitu saja !! Dasar orang kaya aneeh " ejek mika . Sami diam mendengar makian dari mika . Entah setan apa yang memasuki raga sami hingga membuatnya diam di hina gadis seperti mika . Seandainya itu bukan mika mungkin sudah di telan hidup-hidup oleh sami . " Puaass menghinaku ! Aku hanya ingin minta maaf mik , jika kau masih marah silahkan . Tapi aku mohon maafkan aku " ujar sami tulus . Tapi mika hanya melengos dan pergi begitu saja .
¤
" Heey ,, heeyy kenapa akhir-akhir ini kau murung sih ? Tanya bayu . Sami tak menjawab . " Karena gadis waktu itu ? Tanya beni lagi . Sami mengangguk . Linda yang mendengar percakapan ke3 temannya ikut nimbrung .
" Apa segitu pentingnya sampai-sampai kau murung begitu !! Ayolah sam ini bukan sifatmu yang cuek itu . Kalau gadis itu tidak memaafkanmu lupakan saja , toh kau sudah berusaha minta maaf padanya songgong banget tu cewek . Seharusnya dia berterima kasih karena kau mau minta maaf dan ,,,,,,," cerocos bayu kemudian diam karena mendapat sikutan keras dari beni . " Jaga mulutmu bodoh " dengus beni kesal . Bayu hanya diam sambil menatap sami yang diam tertunduk . Linda ingin sekali menanyakan hal tersebut tapi di urungkan melihat reaksi sami yang diam dengan wajah murung . Jika terus bertanya bisa-bisa mereka di basmi dengan jurus beladirinya .
" Ok kita ke kantin dulu . Kau tidak ikut ?? Oh sepertinya kau tidak perlu ikut " ujar bayu . Bertanya sendiri di jawab sendiri .
Bayu menarik ke2 teman nya menjauh dari sami .
" Kenapa sih dengan sami ? Tanya linda . Bayu hanya mengangkat bahu tidak tau . " Mungkin karena gadis itu tidak memaafkan nya " urai beni . " Gadis ?? Memang nya apa yang telah sami lakukan pada gadis tersebut ? Selidik linda . " Kemaren , sekitar 2 minggu yang lalu kami bertiga pergi ke toko mainan awalnya sih pingin beli gitar . Lalu saat sami memegang sesuatu benda entah apa itu , hpnya berdering ternyata ayahnya yang menelfon dengan nada marah sami membanting barang tersebut hingga hancur dan pergi begitu saja . Kemudian gadis itu yang menjadi sasaran kemarahan pemilik toko " urai beni menjelaskan . " Jadi karena itu gadis tersebut tidak mau memaafkan sami . Bayu dan beni mengangguk kompak .
" Siapa gadis itu ? Kenapa dia sombong sekali ? Batin linda penasaran .
Sami masih saja murung , di lihatnya makanan yang masih itu di atas meja tanpa berniat ingin menyentuhnya . Bi ismi pembantu di rumah sami bingung melihat majikan kecil nya tidak bernafsu makan padahal ada soto ayam kesukaan sami . " Tuan kenapa tidak makan ? Kamu sakit ? Tanya bi ismi keibuan . Sami menatap pembantunya yg merawatnya sami sejak kecil . Setelah ibu sami meninggal bi ismi lah yang setia merawat dan menjaga sami karena ayah sami sibuk bekerja dan selalu melupakan sami .
" Aku bingung bik " ujar sami membuka suara . Bik ismi diam mencerna ucapan sami barusan . Tidak biasanya majikan kecilnya ini murung dan diam . " Memangnya kenapa tuan , ada masalah dengan sekolah atau apa ? Tanya bik ismi hati-hati sambil mengelus pucuk kepala sami pelan . " Aku telah melakukan kesalahan dan membuat seorang gadis marah padaku " jujur sami . Bik ismi diam mengerti arah pembicaraan majikan kecilnya . Jadi itu yang membuat sami murung dan tidak berselera makan . " Memangnya kenapa bisa marah , apa yang telah tuan lakukan ? Tanya bik ismi . Sami menceritakan dari awal hingga akhir membuat ekspresi wajah bik ismi berubah-ubah . Terkejut sedih senang dan kecewa .
" Haa,, bik ismi ada ide " ujarnya membuat sami memutar bola matanya . " Ide apa ? Tanya sami . " Nanti bibik jelaskan sekarang tuan kecil makan dulu ya " bujuk bik ismi kemudian beranjak pergi menuju dapur . Entah apa yang di lakukan bik ismi di dapur . Sami melahap habis makanan setelah itu menuju dapur menghampir bik ismi . Sami terkejut melihat sebuah kue di atas loyang yang sudah matang . " Untuk siapa kue itu ? Tanya sami . Bik ismi tersenyum ," Untuk anak-anak panti mereka pasti suka kue tersebut . Nah kalau mereka suka gadis itu bisa memaafkanmu " terang bik ismi . Sami belum mengerti maksud bik ismi . " Maksud bik ismi apa ? Tanya sami . " Nanti tuan juga akan mengerti !! Ini cepat bawa kue ini dan jangan lupa beli sedikit mainan atau makanan lain nya untuk mereka " perintah bik ismi . Sami mengangguk mantab kemudian memeluk erat pembantunya tersebut . " Terima kasih bik " ujar sami lalu melepas pelukan bik ismi dan pamit pergi sambil menenteng box kotak kue . Sambil melangkah menuju panti dengan senyum yang terus mengembang di bibirnya .
Sami menghela nafas sejenak sebelum memasuki panti tersebut . Dengan tangan yang di penuhi mainan dan makanan sami tergopoh masuk masuk panti . " Asssalam muallaikum " ujar sami . " Wa'allaikum sallam " jawab serentak dari ruang tamu . Sami melangkah masuk kemudian di kerumuni anak-anak kecil . Sami terlihat kewalahan dengan anak-anak kecil yang berebut makanan dan mainan dari tangan sami . " Anak-anak jangan berebut " tegas bu hani tapi tetap saja mereka berebut namanya juga anak-anak . " Stooopppp " teriak mika yang cukup keras . Anak-anak tersebut diam dan menatap takut ke arah mika . " Jangan berebut begitu kasian kan kak sami tangan nya sakit karena kalian tarik-tarik " ujar mika lebih pelan dari yang tadi . " Berbaris yang rapi . Semua akan mendapat bagian " titah mika . Kemudian anak tersebut berbaris seperti semut . Mika melangkah menuju sami kemudian ikut membagi mainan dan makanan yang sami bawa . Dan bu hani bagian memotong kue untuk di bagian pada anak-anak tersebut .
" Semua sudah kebagian kan ? Tanya mika . " Sudah kak ? Jawab mereka serempak . " Kalau sudah di beri sesuatu harus bilang apa ? Ujar mika . " Terima kasih kak sami " kompak . Sami tersenyum " Sama-sama adik-adik " balas sami .
" Bu aku pamit kerja " ujar mika dan ikuti sami . " Bu saya juga harus pulang " ucap sami . " Loh nak sami buru-buru sekali !!
Hati-hati di jalan terima kasih untuk kuaenya " ujar bu hani .sami tersenyum Lalu pergi keluar menyusul mika .
" Trima kasih " ucap mika tanpa menoleh , sami tersenyum . " Apa kau mau memaafkanku ? Tanya sami . Mika menghentikan langkahnya dan membalik badan . " Tentu , jauh sebelum itu aku sudah memaafkanmu " ujar mika . Reflex sami berlonjak ria dan memeluk tubuh mika . Yang di peluk hanya diam dan menahan nafas , baru kali ini mika di peluk seseorang yang notabenya laki-laki . Sami tersadar dan melepas pelukan nya .
" Ma , maafkan aku " sesal sami . Kali ini sami pasrah jika pipinya harus memar karena tamparan dari mika .
" Aku berangkat kerja dulu " ujar mika membalik kan badan tanpa menoleh ke belakang . Sami terus mengikuti mika pergi hingga langkahnya terhenti di depan toko baju . " Ternyata kau kerja di sini ! Sami tersenyum kemudian kembali melangkah pergi menjauh .
" Aku pulang , assalamuallaikum " ucap sami lantang . " Wa'allaikum sallam . Bagaimana tuan berhasil ? Tanya bik ismi was-was . Sami langsung memeluk pembantunya itu . " Berhasil bik gadis itu memaafkanku aku senang sekali " ujar sami tanpa sadar dia berlonjak-lonjak kegirangan seperti anak kecil yang baru di belikan mainan .
Bik ismi hanya geleng-geleng kepala , menyadari jika majikan kecilnya sudah dewasa bahkan begitu senang saat gadis yang belum dia kenal mau memaafkan kesalahan nya . Sami benar-benar aneh . " Apa tuan menyukai gadis itu ? Tanya bik ismi . Sami diam . " Aku menyukainya ! Ulang sami . Bik ismi mengangguk .
" Iya aku rasa tuan menyukainya , bisa di liat dari cara tuan menceritakan gadis itu dengan wajah yang senang bahkan tuan murung saat gadis itu marah dengan tuan " urai bik ismi menjelaskan .
" Entahlah bik , jujur saja baru gadis itu saja yang membuatku berdebar saat di dekatnya " jujur sami . Bik ismi mangut-mangut . " Nah itu berarti tuan sedang jatuh cinta . Pesan bibik jagalah dia jangan tuan sakiti " ujar bik ismi . " Aku mengerti " jawab sami dan kemudian melangkah pergi menuju kamarnya .
Sami merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya , menatap langit-langit atap kamarnya . Bayangan mika muncul , dengan wajah lucu saat sami reflex memeluknya . Terasa ada sesuatu yang mengelitik perut sami membuatnya tersenyum bahagia . " Apa aku benar-benar jatuh cinta . Aku benar-benar tertarik dengan mika !! Gadis itu lain . Sami terus membayangkan wajah mika dan adegan pelukan tadi siang . Tak terasa kantuk menyerang dan membuatnya tidur lelap .
¤
" Pagi anak-anak .
hari ini ada lomba lempar lembing , jadi kalian semua cepat berganti kostum olah raga " perintah pak dani . " Sam , loe yakin ikut ? Tanya beni terheran-heran melihat sami yang sudah melepas seragam bajunya dan menganti dengan kaos olah raga . " Apa harus aku jawab , seperti kau tau maksudku kan " balas sami kemudian ikut berkumpul di lapangan . Semua orang terkaget-kaget melihat sami yang tiba-tiba ikut berkumpul dengan mereka . Beberapa siswi histeris melihat brandal sekolah sekaligus idola mereka ikut berolahraga . Bahkan sami menyapa teman-teman nya . Beberapa merespon dengan senyuman ada yang melonggo bahkan pingsan . Uhh kalian trrlalu berlebihan .
Prriitttttt...
Berbaris kalian sudah siap . " Siap pakk "
Pak dani menghitung dan mulutnya tiba-tiba mengangga lebar melihat sosok sami berada di barisan paling depan di ikuti beni dan bayu yang tiba-tiba datang .
" Ka kaliiaann " ujar pak dani terbata . " Kenapa pak apa kami tidak boleh ikut ? Goda beni dengan mencolek dagu pak dani . " Yaak apa-apaan kau ini , cepat kembali kebarisan " teriak pak dani . Beni hanya nyengir kemudian kembali menuju barisan nya .
Di taman belakang , linda mendengus kesal . " Kenapa dengan sami ? Aku kan lebih suka jika bolos tidak ikut pelajaran olah raga . Bisa ngobrol dan memandangi wajah sami lebih lama .
" Heeyy , kenapa di sini ? Ayo ikut olah raga " tegur sami . Linda terkejut dan menoleh belum sempat berucap sami sudah menarik tangan linda . Membuatnya diam dengan jantung yang berdegup kencang .
" Pak linda belum ikut " ujar sami yang kemudian melepas pegangan tangan linda dan mendorong bahunya pelan . " Ayo lempar lembingnya . Aku tidak mau sahabatku tidak punya nilai bagus jika bolos " terang sami . Linda mengangguk pelan kemudian mengikuti aba-aba dari pak dani dan melempar lembing itu sejauh mungkin .
" Horeeeeee ,, baguss lin " teriak sami , bayu , dan beni bersamaan . Mereka bertiga mengangkat jempol ke arah linda membuatnya tersenyum malu .
" Ke kantin yuk ? Tawar beni . Di jawab anggukan oleh ketiganya . Mereka menuju kantin memesan makanan dan bercanda bersama .
" Sam , loe salah minum obat apa sih " goda bayu . Sami melotot pura-pura marah . " Yaak jangan melotot begitu aku hanya bercanda " kesal bayu . " Hahaha ,, aku juga bercanda bay " ujar sami .
" Apa gadis itu sudah memaafkanmu ? Tanya beni tiba-tiba . Sami mengangguk mantab . Dengan wajah yang tak lepas dari senyum , sami menceritakan awal mula gadis itu bisa memaafkan kesalahan sami . " Kalian tau , bahkan aku sudah memeluknya " terang sami . Bayu yang terkejut menyemburkan makananya ke meja . Untung bukan ke muka sami . " Hiiih jorok !! Bersihkan " tegas sami .
" Haaah ,,yang benar lalu gadis itu tidak menamparmu ? Selidik beni . " Tidak " jawab sami singkat . Mereka tercengang . " Kau menyukainya sam ? Tanya bayu . " Sepertinya begitu " jawab sami .
" Syukurlah kau menyukai gadis itu , Ku kira kau tidak normal alias homo habisnya kau selalu cuek dengan cewek " cerobos bayu . Semua tertawa mendengar ucapan bayu . Kecuali satu orang yang sedari tadi meremas tangan nya di bawah meja , menahan emosi yang memuncak .
" Heey lin !! Kau sakit ? Kenapa muka mu merah begitu ? Tanya bayu sok perhatian . Bukan sok tapi pertanyaan itu tulus dari hatinya karena bayu memang mempunyai rasa dengan linda tapi tidak berani meng ungkapkan nya .
Beni yang sadar ada cinta segitiga pemuda .
Ralat segitiga dalam persahabatan nya menyadari hal tersebut .
Linda menyukai sami , tapi sami tidak menyukainya dan bayu menyukai linda tapi sepertinya linda tidak tertarik dengan bayu . Entahlah hanya linda yang tau .
¤
Sami duduk di teras depan rumahnya bayangan mika melintas . " Kenapa aku sangat ingin menemui mika ? Ujar sami pelan tapi cukup terdengar oleh beni . " Itu namanya kangen " ujar beni mengagetkan sami . " Yaak sejak kapan kau di situ " kesal sami . " Sejak tadi , kau saja yang sibuk memikirkan gadismu itu dan tidak menjawab panggilanku " gerutu beni kemudian duduk di samping sami .
" Tadi kau bilang kangen kenapa tidak kau temui orangnya " usul beni .
" Kau gila ini sudah malam " dengus sami . Beni melirik jam tangan nya . " Malam dari mana ? Ini baru jam 7 " ucap beni .
" Iya aku tau , tapi jika malam-malam begini aku datang kesana mau ngapain coba ? Trus apa yang harus aku jawab jika mereka bertanya untuk apa aku datang kesana ? Tanya sami panjang lebar .
" Kau ini bodoh atau apa sih sam . Ya tinggal bilang saja kau ingin berkunjung atau apalah itu . Yang penting niatmu baik " jelas beni . Sami hanya mangut-mangut mengerti .
" Ok aku mengerti " jawab sami dan beranjak pergi . " Heey mau kemana ? Tanya beni bingung . Aku mau ganti baju terus pergi ke panti kau mau ikut " tanya sami . Beni mengeleng . " Tidak , aku tadi kesini mau mengembalikan ini " ujar beni menyodorkan buku sami ke arahnya . " Thanks , aku cabut dulu . Mau kencan dengan silvi " ujar beni dam beranjak pergi dari rumah sami .
" Siip hati-hati ben " teriak sami tapi tak ada jawaban karena beni sudah melesat pergi dengan motornya .
" Assallam muallaikum " ucap sami . " Wa'allaikum sallam " jawab bu hani . " Eh nak sami . Mari silahlan masuk " ujar bu hani ramah . " Anak-anak kemana bu kok sepi ? Tanya sami . " Mereka sedang belajar di dalam " jawab bu hani . " Mau minum apa nak ? Tanya bu hani pada sami . Sami mengeleng pelan . " Tidak usah repot-repot bu " balas sami ramah .
Sami duduk di sofa sambil memperhatikan bu hani yang jalan mondar-mandir seperti setrikaan . Sami yang ikut bingung kemudian bertanya .
" Ibu kenapa ? Ibu sakit ? Tanya sami pelan . Bu hani berdiri diam sambil menatap pintu seperti sedang menunggu seseorang .
" Mika belum pulang dari tadi pagi , apa mikA sudah tidur di rumah kontrakan nya . Pasti mika belum makan " ujar bu hani . Sami ikut panik mendengar penuturan bu hani . " Lalu apa yang bisa saya bantu bu ? Tanya sami . " Nak sami bisa tolong datang ke tempat kerja mika . Atau datang ke rumah mika di gang sebelah , ibu mengkhawatirkan keadaan . Kalau ibu yang pergi nanti anak-anak mencari ibu . Jadi ibu bisa minta tolong padamu kan ? Tanya ibu hani . Sami mengangguk mantab . " Saya akan lakukan apa yang ibu perintah " jawab sami .
Ibu tersebut memberikan alamat rumah kontrakan mika sekaligus memberikan kunci duplikat rumah mika . Bu hani percaya penuh dengan sami . Dan menyerahkan kunci rumah mika begitu saja tanpa rasa khawatir dan curiga .
" Saya berangkat sekarang bu ? Pamit sami . Bu hani mengangguk dan menyuruh sami berhati-hati .
Sami berlari menuju toko di mana tempat mika bekerja , tapi nihil mika sudah pulang dari tadi siang " ujar seorang pelayan di toko tersebut . Kemudian sami menuju rumah kontrakan mika . Pintunya terkunci sami sudah berulang kali mengetuk tapi tak ada rezpon . Akhirnya sami membuka pintu tersebut dengan kunci duplikat yang di berikan oleh bu hani .
Sami memasuki rumah yang sami gelap karena lampu tidak di nyalakan .
" Kenapa gelap , bukan nya mika takut gelap " gerutu sami .
" Aeekk ,,ssshhhhhhh .... Suara rintihan seseorang membuat sami sedikit bergetar takut . " Apa di rumah ini ada hantunya " batin sami .
Sami terus mencari tombol untuk menhidupkan lampu tapi tidak ketemu . Di rogohnya hp miliknya kemudian di tekan dan menyala . Sami terus mencari tombol lampu setelah ketemu sami menekan nya .
Sami terkejut dengan apa yang di lihatnya . Mika jatuh tersungkur di lantai dengan tubuhnya yang bergetar dan mengigil . " Heey mik kau kenapa ? Tanya sami panik . Di angkat tubuh mika ke atas kasur .
" Tubuhmu panas sekali , kau sakit apa " sami masih ngerocos dan bingung harus berbuat apa . Jika sami lembali ke panti hanya ingin menanyakan bagaimana harus merawat mika . Itu keputusan yang bodoh .
" Aduuh bagaimana ini ' sami terus berfikir .
" Haah kenapa aku tidak telfon rumah saja , bik ismi pasti tau caranya merawat orang sakit .
Sami menekan tombol call dan menunggu seseorang di seberang sama mengangkat telfon nya .
" Hallo bik , aku sami temanku sakit . Aku harus bagaimana ? Tanya sami tanpa jedah . Seorang di seberang sana memberita apa saja hal yang harus sami lakukan untuk merawat orang sakit .
" Baik bik , trima kasih aku akan merawatnya dengan baik " ujar sami . Piip telfon di matikan .
Sami pergi ke dapur mencari baskom atau mangkok kecil untuk wadah air kemudian mencari handuk kecil . Dengan telaten sami merawat mika mengkompres kening mika dan menyelimutinya .
" Sudah ku selimuti kenapa kau masih kedinginan " ujar sami panik melihat tubuh mika yang bergetar . Tanpa berfikir panjang sami melepas jaketnya kemudian memakaikan jaket tersebut ke tubuh mika . Tetap masih bergetar tubuh tersebut . Apa sebegitu dingin nya sampai badanmu bergetar begini ? Tanya sami .
Sami memeluk tubuh mika dengan erat . " Cepat sembuh , aku sakit melihatmu begini " isak sami tak terasa air mata sami menetes mengalir deras di pelupuk matanya . " Tidak bisa ku bayangkan jika aku berada di posisi mika . Sakit tidak ada yang merawat , setidaknya aku beruntung meskipun ayahku sibuk masih ada seseorang yang merawat dan menjagaku dengan telaten .
Sami sudah tidak merasakan tubuh mika bergetar dan suhu tubuhnya tidak terlalu panas . Sami melepas pelukan nya dan bangun beranjak ke dapur mencari sesuatu .
Sami mengeluarkan panci kecil kemudian mengisinya dengan air dan Menyalakan kompor . " Berasnya ada dimana ? Ujar sami bingung . Kemudian tersenyum menemukan plastik berisi beras . Sami mengambil beras dan mencucinya kemudian menuangkan sedikit minyak dan garam setelah itu mengaduk rata . Sambil menunggu air mendidih sami mencari kotak obat dan mrncari obat penurun panas .
1 jam sami berada di dapur memasak bubur untuk mika . Hal yang aneh , baru kali ini sami melakukan hal-hal yang berbau dapur . Tapi kali ini sami melakukan nya dengan baik . Mohon tepuk tangan plokk plok .
" Mik , bangun ayo makan bubur dulu " perintah sami . Pelan-pelan sami menyuapi bubur ke dalam mulut mika hingga habis . Lalu menyuruhnya minum obat . Sami kembali menyelimuti mika dan membiarkan gadis tersebut tidur dengan lelap . Di lihatnya jam tangan yang melingkar di tangan nya .
" Sudah jam 3 pagi rupanya . Sami kembali melihat keadaan mika . Tubuhnya sudah tidak panas . " Aku pulang dulu mik , cepat sembuh " ujar sami . Mika tak merespon karena sudah tidur . Sami melangkah keluar tapi kembali lagi ke dalam , menatap mika sebentar kemudian mencium kening mika pelan . " Aku menyayangimu . Maaf aku sudah mencuri ciuman di keningmu " bisik sami kemudian melangkah keluar dengan perasaan lega . Setelah mengunci pintu rumah mika sami tidak langsung pulang tetapi menuju panti asuhan dulu .
Baru sami melangkahkan kakinya masuk , bu hani sudah menyerbu nya dengan beberapa pertanyaan . Sami menjawab dengan sabar . Kemudian bu hani berterima kasih dengan sami .
¤
Mika mengerjap membuka matanya perlahan , dan manarik sesuatu yang menutupi matanya . Handuk kecil yang sudah kering , mika bangun duduk di ranjanh nya menatap samar-samar mangkok yang berisi bubur dan baskom kecil berisi air .
" Apa yang terjadi semalam ?? Mika mencoba mengingat-ingat tapi nihil mika tak mengingat apapun .
' Heeh ,,jaket siapa ini " mika terkejut melihat jaket yang menempel di tubuhnya . " Perasaan aku tidak punya jaket seperti ini " pikir mika .
Mika melepas jaket tersebut tapi sesuatu jatuh dari saku jaket itu . " Dompet siapa ini ? Mika masih bingung kemudian membuka dompet tersebut . " Hahaha , ini foto cowok itu . Huahahaha comelnya . Mika terbahak melihat foto kecil sami yang di taruh di dalam dompetnya . Kemudian mika menatap kartu pelajar sami dan terkejut melihat tanggal lahir sami . 20-5-90 . Hampir sama denganku hanya berbeda tanggal saja .
" Berarti 2 hari sami ulangtahun ? Mika tersenyum senang . Kemudian kembali menutup dompet tersebut dan memasukan nya dalam jaket tadi .
Mika melangkah cepat menuju panti asuhan dengan membawa nasi bungkus yang selalu mika beli dari rumah makan dekat tempat mika bekerja .
" Asslamu allaikum .
Wa' allaikum salam " bu hani keluar dan langsung memeluk mika . " Kamu sudah mik ? Tanya bu hani sambil memutar tubuh mika takut terjadi sesuatu atau terluka .
" Aduuhh bu , aku pusing jangan di putar-putar begini " protes mika . Bu hani tersenyum lalu kembali memeluk mika .
Setelah membagi makanan pada adik-adiknya mika beranjak menuju dapur menemui bu hani kemudian menyerahkan jaket milik sami . " Bu apa sami yang menolongku semalam ? Tanya mika ragu . " Iya , kenapa mik ? Tanya bu hani berbalik . " Tidak apa-apa . Ternyata dia baik juga ya bu " ujar mika .
" Iya , kak sami memang baik " timpal seorang anak kecil tiba-tiba muncul di dapur . " Setiap kali ke sini selalu membawa makanan dan mainan untuk kami " timpal yang satunya lagi . " Heee kenapa kalian jadi ikut-ikutan ngerumpi " serangai mika . Membuat adik-adik kecilnya bergidik dan kembali ke ruang makan melanjutkan makan siang mereka yang tertunda .
" Bu , aku pamit . Sudah waktunya kerja " ujar mika bu hani hanya mengangguk mika bersiap beranjak pergi .
Beberapa menit berselang sami datang .
" Selamat siang bu ? Sapa sami . Bu hani tersenyum ramah . " Tadi tidak bertemu mika ? Baru saja mika berangkat kerja " ucap bu hani . " Ohh begitu jadi saya telat donk " canda sami . Bu hani hanya tertawa kecil . " Ini jaket nak sami " ucap hani sambil menyodorkan jaket miliknya . Sami menerimanya .
" Trima kasih bu , maaf saya harus pulang " pamit sami . " Kok buru-buru sekali ? Tanya bu hani . " Iya bu , ayah saya akan pulang kerumah jadi saya harus cepat-cepat pulang ke rumah " jelas sami . Bu hani hanya mengangguk mengerti .
¤
" Uhuuiii ,, spadaa teriak ayah sami saat memasuki rumah . Sami yang sudah paham dengan ayahnya hanya mengangkat kedua alisnya . Kebiasaan ayahnya memang tidak berubah .
" Saamm , ayah pulang " teriaknya lagi . " Iya aku dengar , jangan teriak-teriak begitu " kesal sami melihat sikap ayahnya barusan .
" Kau kenapa ? Tidak senang ayah pulang .
Sami mengeleng pelan . " Bukan nya begitu !! Aku hanya lelah " bohong sami kemudian merebahkan tubuhnya di sofa . " Ayah cepatlah mandi dan beristirahat ayah pasti lelah " ujar sami perhatian . Sedangkan ayah sami hanya bengong mendengar anak nya bersuara . " Kau memanggilku ayah ? Tanya nya . " Iya !! Kenapa ayah " ujar sami memperjelas . Ayah sami langsung memeluk sami erat . " Heey sejak kapan anak ku berubah sopan dan baik seperti ini ? Ujar ayah sami heran .
" Sejak sekarang dan seterusnya . Arrkk cepatlah mandi ayah bau sekali " kesal sami . Ayah sami malah mengacak rambut sami dan beranjak pergi .
( Anak dan ayah yang aneh )
¤
Nanti siang kita nonton yuk ? Tawar bayu .
" Nonton apa ? Tanya linda antusias . Berharap yang lain mau ikut . " Maaf tidak bisa , aku mau menemui mika " tolak sami . " Aku juga tidak bisa ada janji dengan silvi " ujar beni . " Yaakk kenapa begitu , kita sudah lama tidak pergi bareng " sesal bayu . " Aku tau , tapi lain kali kan bisa " bujuk sami . " Betuull , nah kenapa tidak kalian berdua saja yang nonton " goda beni . Bayu hanya tersenyum malu tetapi linda malah melotot pada beni .
" Aku tidak bisa , ibuq menyuruhku untuk menemaninya belanja " bohong linda .
" Ya sudah lain kali saja " ujar beni . Di balas anggukan malas oleh ke tiganya .
Jam pelajaran sudah berakhir sami buru-buru keluar kelas tanpa pamit kepada 3 teman nya.
Diam-diam linda mengikuti sami tapa sami sadari . Beni dab bayu juga ikut bingung saat menyadari jika linda sudah tidak ada di kelas .
" Kemana pergi nya ? Tanya bayu bingung . " Mungkin sudah pulang " jawab beni singkat . Dan pergi meninggalkan kelas .
Sami sedang berdiri di depan toko kain tempat mika bekerja , beberapa saat kemudian orang yang di cari datang .
" Haiii mik " sapa sami . Mika sedikit terkejut tapi di buat setenang mungkin . " Sedang apa di sini ? Tanya mika datar . " Kangen sama kamu " jawab sami singkat . Mika melotot .
" Pergi sana ? Jangan mengangguku" usir mika . Sami melangkah pergi menjauh , mika hanya menatapnya sekilas . " Huuff baru di usir begitu sudah pergi !! Payaahh " ejek mika .
" Siapa yang payah " tiba-tiba suara itu membuat mika mendongak kan wajahnya karena posisi mika sekarang sedang duduk di bawah pohon .
" Kenapa memandangiku seperti itu . Ni untukmu kau haus kan ? Ujar sami . Mika masih terdiam belum sadar dengan apa yang barusan mika dengar .
" Bukan nya tadi kau sudah pergi . Kenapa masih ada di sini " guman mika . " Aku tadi memang pergi tapi membeli ini . Bukan pergi meninggalkanmu " jelas bayu . Oowwhh
" Mik , aku boleh tanya . Mika mengangguk setelah meneguk air mineral yang tadi di beri oleh sami . " Emm , tanya apa ?
" Kenapa kamu tidak sekolah ? Tanya sami . Mika terdiam sejenak . " Aku tidak punya biaya ? Aku juga tidak punya orangtua jadi apapun harus ku lakukan sendiri Jawab mika datar . " Maaf , aku tadi tidak bermaksud begitu " sesal sami . " Sudahlah tidak apa-apa . Oh iya aku mau ngucapin terima kasih karena kamu sudah menolongku kemaren malam .
" Iya sama-sama . Mika kembali tersenyum . Sami hanya menatap mika gemas sambil mengacak rambutnya . " Yaakk , jangan berantain rambutku " protes mika . Tapi sami malah mengacak nya lagi .
" Aku pulang dulu ya , sudah sore kamu hati-hati kerjanya " pamit sami kemudian melangkah pergi . " Tunggu " panggil mika .
" Kenapa ?
" Besok temui aku di sini jam segini " ujar mika . Sami terdiam mendengar ucapan mika barusan . Sami bersusah payah menahan dirinya agar tidak lompat kegirangan .
" Besok aku pasti ke sini " ujar sami kemudian pergi . Dalam hati sami berteriak-teriak senang .
Mika dan sami sudah berpisah . Sami pulang ke rumahnya sedangkan mika kembali bekerja .
" Awaass kau gadis kampung " ancam seorang gadis dari dalam mobilnya yang sedari tadi memperhatikan gerak-gerik mika dan sami .
Jam 6 sore mika keluar dari toko baju tempatnya bekerja . " Arrrgg , akhirnya pulang juga " mika memukul pelan pinggang nya yang sedikit pegal . Kemudian berjalan pulang menuju rumah kontrakan nya .
" Berhenti kau gadis miskin " teriak seseorang yang tiba-tiba menghalangi langkah mika . " Kau mengenalku ? Tanya mika kepo . mika melihat nametag yang tertera di saku baju gadis tersebut . Mika menyebut nama linda tanpa bersuara .
" Jauhi sami atau ,,,,,,kau !! Linda memotong ucapan nya .
" Atau apa ? Memangnya kau siapanya sami ? Tanya mika bingung . " Aku pacarnya , dan kau jangan berani lagi menganggunya . Mengerti " bentak linda . Mika tak merespon ucapan linda hanya memandang remeh gadis di depan nya .
" Lalu aku harus bilang wauuw gitu . Dengar ya gadis manis aku tidak takut dengan ancamanmu . Lagi pula kami tidak ada hubungan apa-apa jadi kau tak perlu takut " dengus mika kesal .
" Ciih , kau menantangku . Cari mati kau rupanya . Linda emosi dan mendorong tubuh mika keras hingga tersungkur ke tanah .
" Awwuu . Mika mengaduh kesakitan saat tangan dan kakinya tersangkut besi . Darah segar mengucur dari tangan dan kakinya . Linda yang menyadari mika sedang terluka bergegas pergi . " Rasain kau " ejek linda kemudian pergi menjauh dari hadapan mika .
" Aarrgg , sakit " mika menyeret kakinya yang mengeluarkan banyak darah . Serta tangan nya yang juga ikut tergores juga mengeluarkan banyak darah .
Mika melangkah pulang ke panti . Jika pulang ke rumah tidak ada yang merawatnya bisa-bisa mika mati karena kehabisan darah .
" Aarrrgg . Ibu ibu buuu cepat keluar kak mika buuu . Banyak darah " teriak anak kecil yang saat itu berada di luar rumah bermaksud menutup pintu .
Mendengar teriakan tersebut bu hani keluar rumah tergopoh-gopoh dan terkejut melihat mika yang berlumuran darah .
" Ya allah kamu kenapa nak ? Panik bu hani . " Tadi ada orang mabuk menabrak ku bu . Dan aku tidak sengaja menabrak besi jadi tangan dan kaki ku tergores " bohong mika .
Bu hani masuk ke dalam kemudian keluar membawa kotak p3k . Banyak anak yang menangis melihat tangan dan kaki mika berdarah . " Cup cup jangan menangis kakak tidak apa-apa " bujuk mika . Tapi tetap saja mereka menangis sambil memeluk tubuh mika berganti . " Pasti sakit ya kak . Maafkan kami ya kak " timpal mereka bergantian . Mika hanya diam menahan air matanya agar tidak jatuh . " Kenapa minta maaf , kalian tidak bersalah " ujar mika .
" Tapi karena kami kakak bekerja keras , untuk kami kakak bekerja berangkat pagi pulang malam . Berangkat kehujanan pulang kepanasan . Di marahi dan di maki majikan Ujar mereka satu persatu meminta maaf pada mika . Kini apa yang mika pertahankan akhirnya jebol air mata itu menetes juga .
" Tidak apa-apa . Kakak rela asalkan kalian tetap bisa sekolah dan berjanjilah jika kalian akan menjadi anak-anak yang pintar " ujar mika .
" Pasti kak " jawab mereka serentak .
Diam-diam bu hani ikut menangis mendengar curahan hati anak-anak asuhnya . " Kalian semua anak-anak yang hebat . Ibu bangga memiliki kalian semua " isak bu hani yang kini ikut menangis .
¤
Pagi ini mika menyiapkan diri untuk berangkat kerja . Meskipun kaki dan tangan nya sakit . " Bu mika pamit kerja dulu " ujar mika . " Kenapa tidak istirahat dulu , bagaimana dengan tangan dan tanganmu ? Tanya bu hani khawatir .
" Aku baik-baik saja bu . Lagipula hari ini aku ada janji dengan seseorang " jelas mika . " Ya sudah hati-hati " pesan bu hani .
Mika berjalan tertatih menuju tempat kerjanya . Kakinya terasa nyeri tapi tidak di hiraukan . Mika tetap melangkah berjalan . Bekerja harus di lakukan apapun yang terjadi . Mika sudah bertekad .
Dengan susah payah mika menahan nyeri dan ngilu di kakinya .
" Mik kaki dan tanganmu kenapa ? Tanya ibu pemilik toko tempat mika bekerja . " Semalam ada seorang pemabuk menabrak ku bu . Dan aku terjatuh " bohong mika lagi .
" Ya sudah nanti setelah jam istirahat pulanglah , sepertinya kakimu sangat sakit . Wajahmu cukup pucat " ujar ibu tersebut . " Tapi bagaimana dengan pekerjaanku ? Tanya mika bingung .
" Nanti biar di gantikan yang lain " ujarnya lagi . Mika tersenyum senang . " Terima kasih bu " ujar mika berulang-ulang .
Mika berjalan keluar dari toko setelah jam menunjuk kan pukul 1 siang . Mika melangkahkan kakinya memasuki toko kue .
Di tempat lain , seseorang sedang celingukan mencari mika . " Katanya mau ketemu kenapa tidak ada sih " sami mencari sosok mika . Matanya tertuju pada seseorang berjalan pincang menuju ke arah sami .
" Mika ,, kenapa kaki dan tanganmu ? Tanya sami .
" Nanti ku jelaskan , ayo ikut denganku " ajak mika . Sami mengikuti langkah mika dengan tangan nya yang di gengam erat oleh mika .
" Duduklah " perintah mika . Sami menurut kemudian duduk di samping mika . Mata sami tidak lepas dari kaki dan tangan mika yang di balut perban .
" Naah , ini untukmu selamat ulang tahun " ujar mika . Sami melonggo . Heehh . Mika kembali mengulang ucapan nya . " Selamat ulang tahun sami . Merasa tak mendapat respon mika mencubit pipi sami . " Auuww . Sami mengerang .
" Selamat ulang tahun sami . Semoga panjang umur dan sehat sellu dalam lindungan allah . Aamiin " ujar mika . Sami kembali molonggo . Baru kali ini sami mendapat ucapan ulang tahun yang menurutnya sangat special . " Tau dari mana kalau hari ini aku ulang tahun ? Tanya sami .
" Dari dompetmu yang tertinggal di jaket " jawab mika jujur .
" Ayo tiup lilin nya .
Sami menutup matanya sebentar kemudian meniup lilin tersebut . " Maaf ya kuenya kecil . Aku hanya sanggup membeli yang ini " urai mika .
" Tidak apa-apa . Terima kasih ya . Kau orang pertama yang mengucapkan ulang tahun untuk ku " ujar sami sedih .
" Iya sama-sama . Mika memuluk sami sebentar kemudian sami mencium pipi mika .
" Yaaak kenapa mencium ku . Itu ciuman pertamamu " protes mika . Sami tertawa geli . " Maaf aku hanya reflex saking senangnya . Lagipula hanya pipi bukab bibir " elak sami mika tambah cemberut membuat sami semakin gemas .
" Oh iya , tadi pertanyaanku belum kau jawab " ujar sami .
" Yang mana ? Tanya mika tidak mengerti .
" Itu " sami menunjuk luka perban di kaki dan tangan mika .
" Akan aku ceritakan tapi kau jangan marah " ucap mika sami mengangguk setuju . " Janji .
" Iya janji pesek " ujar sami kemudian menautkan jari kelingking mereka .
Kemaren sore ada seorang gadis yang marah-marah dan mengancamku . Karena aku terus menjawab ancaman nya dia marah dan mendorongku . Hingga aku terjatuh dan menabrak besi . Kaki dan tanganku sobek . Tapi sekarang sudah mendingan kok " ujar mika .
" Gadis ?? Siapa namanya ? Tanya sami . " Kalau tidak salah namanya linda . Aku tau name tag yang tertempel di saku bajunya " jelas mika .
Sami menatap kosong ke depan . Tangan nya mengepal . Wajahnya merah padam . Seperti air panas yang berada di ceret dan siap menumpahkan air panas itu kapan saja .
" Aku pulang dulu ya , ada urusan yang harus kuselesaikan " ujar sami berbohong . " Mau kemana ? Tanya mika bingung . Melihat ekspresi wajah sami , mika bisa menebak jika orang di sampingnya ini sedang marah .
" Jangan pergi antarkan aku pulang " rengek mika . Berusaha agar sami benar-benar tidak marah . Mika merasa menyesal karena menceritakan hal tersebut pada sami.
" Maaf aku tidak bisa . Kamu bisa pulang sendirikan . Oh iya nanti malam aku datang ke panti kita rayakan ulang tahunku di sana " ujar sami mencoba membujuk mika yang ikut panik .
" Ya sudah , aku pulang ke panti . Kamu hati-hati . Akan ku siapkan pesta kecil untukmu " ujar mika semangat . Sami mengangguk mantab . " Iya trima kasih " ujarnya kemudian pergi meninggalkan mika sendiri .
Sami meraih hpnya mencari no beni di ponselnya kemudian menekan tanda call .
" Hallo , ada apa sam ? Aku sedang bersama silvi " jawab beni di seberang sana . " Aku tidak akan menganggumu . Kasih tau di mana alamat linda sekarang " bentak sami . Beni terkejut mendengar nada bicara sami .
" Kau kenapa ? Memangnya ada apa dengan linda ? Tanya beni . " Sudah katakan saja cepat . Aku tidak ada banyak waktu " ujar sami dengan emosi . Beni memberitaku alamat rumah linda kepada sami . Setelah itu sami mematikan telfonnya secara sepihak .
Beni yang tadinya ingin berkencan dengan silvi kekasihnya terpaksa di batalkan . Beni beranjak pergi ke rumah linda untuk memastikan jika linda baik-baik saja .
Bayu yang sedang asyik melihat foto-foto di galery ponselnya . Terkejut melihat beni menelfonya . " Tumben ni anak telfon " guman bayu . Kemudian mengangkat telfon tersebut .
" Hallo , bay loe dimana ? Tanya beni .
" Di rumah kenapa ? Tum,,,, ucapan bayu terpotong . " Cepat ke rumah linda , sepertinya ada masalah dengan nya . Tadi sami menelfonku marah-marah kau tau kan betapa menakutkan nya sami saat marah " jelas beni .
Bayu berlonjak terkejut mendengar penuturan beni . Dengan cepat bayu menarik jaket dan melajukan motornya menuju rumah linda .
Beni dan bayu melajukan motornya kencang . Takut jika sami kalap bagaimanapun linda itu perempuan . Jika terjadi sesuatu akan berbahaya bagi mereka semua .
Sami sudah sampai lebih dulu . Memarkirkan motornya kemudian menekan bel rumah linda berkali-kali
Cekleeekkk ......
Pintu rumah linda terbuka . Sami memandang gadis di hadapan nya dengan tatapan membunuh .
" Sami ,, tumben main ke sini " sapa linda . Sami tidak merespon dan menarik keras tangan linda . Sami menghempaskan kasar tangan linda dan hampir membuat linda jatuh .
" Apa salah mika , haaah " geram sami . Linda menatap takut wajah sami .
" A apa maksudmu sam ? Bohong linda . " Jangan pura-pura bego . Kenapa kau melukai mika , memangnya dia berbuat salah apa denganmu " teriak sami emosi membuat linda takut tubuhnya bergetar .
" Aku aku tidak sengaja mendorong nya " jawab linda parau . " Ciiih tidak sengaja kau bilang . Kalau tidak sengaja kenapa kau tidak membantunya ataupun mengobati lukanya haah " bentak sami lagi . Linda terisak . Entah setan apa yang membuat sami semarah ini .
" Maa , maaf maafkan aku sam ! Melas linda . Sami tidak peduli dan geram emosi sudah menguasai dirinya . Tangan nya mengepal dan melayang ke atas . Tapi tiba-tiba sebuah tangan menahan nya .
" Jangan pukul linda sam , ku mohon " ujar bayu yang tiba-tiba datang . " Lepaskan tanganmu bay " teriak sami .
" Kalau mau pukul , pukul aku saja sam " bela bayu . Sami hanya menatap geram linda .
" Lupakan . Anggap kalian tidak pernah mengenalku " bentak sami kemudian pergi . Ucapan sami membuat bayu dan linda menatapnya terkejut .
Linda menangis sejadi-jadinya menyesali kejadian yang kemarin telah di lakukan .
Bagaimanapun nasi sudah kematangan .
Penyesalam memang datang belakangan kalau di depan namanya pendaftaran .plaxx.
" Sudahlah ucapan sami barusan jangan di angap , sami hanya tertawa emosi " bujuk beni mencoba menenangkan tangis linda .
" Memangnya apa yang sudah kamu lakukan kenapa sami semarah itu ? Tanya bayu .
Linda mengusap air matanya mencoba menceritakan apa yang kemarin linda lakukan pada mika . Gadis yang di cintai sami .
" Pantas saja sami marah " guman beni . Mengerti asal muasal kenapa sami marah .
" Lain kali jangan begitu lagi . Sami akan marah jika seseorang yang di anggapnya berarti di sakiti orang lain " tutur beni menjelaskan . Linda mengangguk mengerti .
" Aku tidak akan mengulanginya lagi . Aku menyesal . Aku tau ternyata sami sangat menyayangi mika " isaknya . Bayu dan beni mengangguk .
" Sudahlah jangan menangis , sekarang kami antar kau minta maaf pada sami " usul beni .
¤
Bik aku pergi " pamit sami . " Kemana tuan ? Tanya bik ismi .
" Ke panti bik , aku sudah janji akan merayakan ulangtahunku di sana . Jadi bik ismi tidak perlu repot-repot memasak untuk ku . Toh ayah juga tidak ada di rumah " tutur sami . Bik ismi mengangguk mengerti .
" Ya sudah hati-hati tuan .
Sami menuju panti , saat sami datang semua anak kecil menyambutnya dengam meriah . Sami tersenyum bahagia .
" Pesta kecil-kecilan yang menurut sami lebih berharga di banding semuanya . Toh dari semua teman-teman nya tidak ada satupun yang ingat jika hari ini sami ulang tahun . Hanya mika , bik ismi dan ayahnya yang mengucapkan ulang tahun untuknya . Tentunya juga anak-anak panti .
Beni , bayu dan linda berniat meminta maaf pada sami . Saat mereka datang pembantu sami bilang jika sami pergi ke panti karena sami ingin merayakan ulang tahun nya di sana .
Beni dan bayu hanya melonggo sambil menepuk jidad masing-masing . " Kenapa kita bisa lupa sih " kepo bayu dan beni bersamaan .
" Sudahlah ayo cepat kita ke panti asuhan . Ajak linda yang menyadarkan bayu dan beni dari rasa bingung nya .
Mereka bertiga menuju panti asuhan yang terletak di gang kecil tidak susah menemukan panti asuhan tersebut karena memang di jalan depan gang ada papan bertulisakan nama panti tersebut .
Permisii .
Assalam mualaikum " ujar mereka bertiga serempak .
" Wa'allaikum sallam " jawab bu hani dan sami berbarengan .
" Kalian ? Tau dari mana aku di sini ? Tanya sami .
" Dari bik ismi ." jawab bayu .
" Kami datang kesini mau minta maaf " terang bayu .
" Sudahlah aku sudah memaafkan kalian , ayo masuk ajak sami . Mereka bertiga masuk dan di sambut anak-anak panti . Bayu beni dan linda membagikan makanan yang tadi di bawanya .
" Ngomong-ngomong kemana mika ? Tanya beni . Sami baru sadar jika mika tidak berada di sampingnya .
" Iya , kemana dia " sami celingukan mencari mika .
" Bu , mika kemana ? Tanya sami pada bu hani . " Ibu tidak tau bukan nya tadi bersamamu ? Jawab bu hani . Sami bingung bercampur panik .
" Kemana mika ? . Semua mencari mika .
" Kak mika sedang tidur di situ " Tunjuk anak kecil . Sami mengarahkan pandangan nya kearah telunjuk anak tadi .
Sami yakin jika mika tidak sedang tidur dengan posisi telungkup seperti itu .
" Mik , mika ? Panggil sami dengan sedikit mengoyang tubuhnya . Tebakan sami benar mika pingsan bukan tidur .
" Mik , sadar mik " sami terus mengoyang tubuh mika . Dan mika tidak merespon sedikitpun .
Wajahnya pucat , dan berkeringat dingin .
" Cepat kita bawa kerumah sakit . Mungkin luka di kakinya titanus " tutur beni . Dengan cepat sami mengangkat tubuh mika dan membawa kerumah sakit mengunakan mobil beni .
Dengan harap-harap cemas bu hani berharap jika mika akan baik-baik saja . Dan untung saja anak-anak kecil tadi bisa di tenangkan dan tidak bertindak macam-macam .
" Bertahanlah mik , kamu pasti kuat " ujar sami . Sambil mengengam tangan mika erat . " Tubuhnya dingin sekali " guman bayu membuat sami semakin ketakutan .
" Diam bodoh " seringai beni . ' jangan bicara macam-macam . Ujar beni melotot ke arah bayu .
" Mika akan baik-baik saja sam , percayalah " bujuk beni .
Sami membawa mika memasuki rumah sakit . Kemudian seorang dokter datang dan merawat mika . Semua orang di persilahkan menunggu di luar , meskipun sami memaksa tetap tidak di perbolehkan . Akhirnya sami pasrah dan mau menunggu di luar ruangan .
Saat dokter tersebut keluar sami menyerbunya dengan semua pertanyaan yang ada di otaknya .
" Sam tenangkan dirimu " bujuk beni . Sami terdiam dan mendengarkan penjelasan dokter tersebut .
" Kami sudah berbuat yang terbaik . Tapi kami tidak bisa menjamin apapun karena luka di kakinya cukup parah . Titanus jika tidak segera di obati akan fatal akibatnya . " jelas dokter tersebut . " Lalu ?? Apa mika bisa sembuh dok !
" Tadi sudah ku katakan kami tidak bisa menjamin . Tergantung dengan daya tahan tubuhnya . Jika malam ini gadis itu tidak koma dan sadar , maka gadis itu akan kembali sehat jika tidak ,,,," dokter itu terdiam .
" Jika tidak apa dok " sami emosi dan hampir mencekik dokter tersebut . " Sam tenangkan dirimu sam " teriak beni keras .
Sami merosot ke lantai , lututnya tidak sangup menahan berat badan nya . Kakinya bergetar . Bayangan mika melintas cepat memutari otaknya .
' Aku mencintainya ya allah . Jangan ambil dia dariku " isak sami . Beni dan bayu tidak bisa berbuat apa-apa jika sudah begini .
" Kami yakin mika bisa sembuh . Percaya sam .
Sami mengusap air matanya dengan terseok-seok memasuki ruangan di mana mika terbaring tak sadar kan diri .
Sami mengengam tangan mika erat berharap mika membalas gengaman tangan sami .
" Kalian pulang lah biar aku yang menjaga mika " perintah sami .
" Kau saja yang pulan bay , antarkan linda pulang dengan mobilku " ujar beni pada bayu .
" Kau juga pulanglan ben " tutur sami . " Aku tidak akan membiarkan mu sendiri dalam kondisi seperti ini sam " jawab beni datar .
Bayu mengantar linda pulang . Kini tinggal sami dan beni yang setia menunggu mika .
" Sadarlah mik , buka mata kamu " isak sami . Kondisi sami saat ini benar-benar buruk . Jujur saja baru kali ini sami menangis sesengukan . Dan beni hanya bisa mengelus punggung sami . Mencoba menenangkan sahabatnya ini .
" Jangan pergi mik , jangan tinggalkan aku sendiri " parau sami . Kini tangisnya pecah .
Beni hanya mengigit bibir bawahnya menahan air mata yang akan jatuh . Dan tetap saja ait mata itu menetes . Melihat sami benar-benar terpukul dengan kondisi mika saat ini .
Mika mengerak kan tangan nya , matanya perlahan terbuka .
Sami yang masih terjaga membuka mata lebar-lebar jika tangan mika benar-benar bergerak .
" Mika kau sudah sadar " girang sami .
Mika mengangguk lemah . Badan nya masih terasa lemas untuk bergerak .
" Cepat sehat mik , kasian tu sami dari tadi nangis terus " goda beni yang tiba-tiba berdiri di samping mika .
" Apaan sih loe ben " dengus sami kesal .
" Alaah ngaku aja sam , gak perlu malu begitu ? Goda beni lagi . Sami melotot ke arah beni .
Tapi tertawa terbahak .
Sami mengengam erat tangan mika .
" Jangan tinggalin aku sendiri ya ! Aku mencintaimu Ujar sami . Mika tersenyum sambil mengangguk .
I love u to " balas mika pelan .
" Aku akan menjagamu selamanya .
END
Tiada ulasan:
Catat Ulasan